RINGINARUM – Siswi Ponpes Modern Darul Arqam IV Ringinarum unit SMP Muhammadiyah 9 Gemuh, Irma Hapsari Hanggraeni, menjadi satu-satunya peserta dari sekolah setempat yang berhasil juara dalam Olimpiade Al-qur’an dan Sains (Oasis) 2016 tingkat Jawa Tengah, di Kudus, beberapa waktu kemarin. Keberhasilan siswi kelas IX tersebut meraih Juara I Lomba Berpidato Bahasa Jawa di Oasis, merupakan kebanggaan tersendiri serta mampu membanggakan nama Kabupaten Kendal. Pasalnya, Irma berhasil mengalahkan banyak saingan dari sekolah dan pesantren di berbagai daerah di Jateng.
Ditemui di sekolahnya, Jumat(28/10), Irma menyatakan baru pertama kalinya mengikuti lomba berpidato Bahasa Jawa. Sebelumnya, Irma mengaku tidak pernah mengikuti kegiatan serupa. Hanya saja, dirinya mengaku cukup menguasai suasana panggung karena beberapa kali mengikuti lomba baca puisi Bahasa Jawa. “Kemarin saya membawakan judul pidato ‘Ciri-Cirinipun Tiyang Gadahe Iman’, diminta berpidato dengan durasi delapan menit. Selain pidato, juga menyisipkan ‘tembangan’. Alhamdulillah ternyata bisa dapat juara,” ujarnya.
Menurut Irma, keberhasilannya tersebut berkat doa dan usaha yang dilakukannya, serta dukungan dari pihak sekolah dan teman-temannya. Tanpa itu semua, tentu saja dirinya akan kesulitan untuk bisa menjadi juara. Guna memudahkan pembuatan teks pidatonya, Irma mengaku awalnya membuat pidato dalam Bahasa Indonesia, sebelum kemudian dialihkan ke Bahasa Jawa.
“Saya menegaskan diri sedari awal sebelum lomba, mempunyai niatan menjadi juara. Selain itu, juga sering melakukan konsultasi dengan guru, guna membenahi perbendaharaan kosa kata Bahasa Jawa dan browsing di internet terkait cara-cara berpidato Bahasa Jawa yang baik dan benar,” tambahnya.
Waka Kurikulum SMP Muhammadiyah 9 Gemuh, Siti Alifah Jauharoh, mengungkapkan, sebagai sekolah boarding school, pihaknya diminta Kemenag Kendal untuk menjadi salah satu peserta dalam Oasis 2016 tersebut. Ini merupakan keikutsertaan yang kedua kalinya bagi SMP Muhammadiyah 9 Gemuh.
Menurut Alifah, pihaknya melakukan persiapan dengan cara mendrill para peserta lomba dengan materi-materi yang ada, sesuai jenis lombanya. Beberapa lomba yang ada seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an, Khotmil Qur’an, Tartil Qur’an, lomba Bahasa Inggris, IPA, IPS, Matematika, dan lain-lainnya
“Dalam lomba kali ini, kami mengirimkan 20 peserta dari 13 jenis lomba yang dipertandingkan. Walaupun hanya mampu meraih satu piala, kami tetap bersyukur karena ada siswi yang berhasil menjadi juara di lomba tingkat Jawa Tengah ini,” ulasnya...(05a/hms)