Semanis Kita Bersatu Jadikan Kendal Beribadat, Permata Pantura

BERITA TERBARU

Jumat, 09 Maret 2018 09:55:25

PERILAKU HIDUP SEHAT TEKAN ANGKA BUANG AIR BESAR SEMBARANGAN


KENDAL - Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Moh. Toha, ST, M.Si mengatakan, perilaku hidup sehat dari warga masyarakat mampu menekan angka Buang Air Besar Sembarangan ( BABS ). Hal tersebut dikatakan dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Rapat Koordinasi TIM STBM Tingkat Kabupaten Kendal ODF Tahun 2018, Jumat (9/3) di Ruang Rapat Gedung C lantai 2 Setda Kendal.

"Buang Air Besar Sembarangan yang masih dilakukan sebagian masyarakat di Kabupaten Kendal dapat memicu persoalan kesehatan yang mengancam masyarakat itu sendiri. BABS bisa menyebabkan sejumlah penyakit diantaranya diare, sistem pencernaan rusak, gizi buruk atau tidak terserap dengan baik  dan stunting ( kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi )," cetusnya.

"Saya minta tim STBM ( Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ) dari lintas OPD mampu bergerak cepat untuk menuntaskan percepatan target Open Defection Free ( ODF ) di Kabupaten Kendal pada 2018 ini. Sehingga tingkat kesehatan warga masyarakat di Kabupaten Kendal mampu meningkat signifikan yang pada akhirnya mendorong lahirnya generasi yang sehat dan cerdas," tandas Sekda Toha.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Sri Mulyani, SpA, Mkes mengatakan, "Dari 301.529 Kepala Keluarga ( KK ) di Kabupaten Kendal, baru 87,76 % KK yang memiliki akses jamban yang sehat dan sisanya 12,24 % atau 39.453 KK masih Buang Air Besar Sembarangan ( BAB ).

"Baru dua kecamatan yakni Pageruyung dan Ngampel yang sudah ODF. Ini tentunya masih jauh dari target dan perlu kerja keras untuk mewujudkan ODF di Kabupaten Kendal," katanya.

Sementara diskusi dalam rakor tersebut memunculkan usulan untuk kerja bakti masal merobohkan jamban - jamban yang berada di tepi sungai dan dekat sawah dari Baperlitbang. Sedangkan Kodim 0715 Kendal yang juga memiliki program Jambanisasi akan mengalihkan jatah jambanisasi di Kecamatan Pageruyung yang sudah ODF ke kecamatan lain yang masih BABS.

Diketahui Tim STBM Kabupaten Kendal dengan 6 anggota yang bertugas melakukan monitor dan koordinasi serta penyebarluasan informasi menegani emajuan kegiatan STBM; melakukan evaluasi STBM; mencatat dan memantau serta menuindaklanjuti keluhan yang diterima.

Kegiatan yang sudah dilakuka Pemkab Kendal terkait ODF yakni pemicuan di tingkat masyarakat dan Rapat Koordinasi dengan tim desa; rapat percepatan ODF di tingkat Kabupaten dan Kecamatan; pemicuan dan monitoring pasca pemicuan di tingkat masyarakat; verifikasi desa ODF dan kecamatan serta Deklarasi ODF. ( heDJ / Kominfo )

 

 

BERITA LAINNYA

 
Selasa, 18 September 2018 14:15:37
WABUP MASRUR : KEMAUAN, KOMITMEN DAN KERJA NYATA UNTUK KURANGI KEMISKINAN

KENDAL - Kemiskinan merupakan masalah yang harus ditanggulangi dan menjadi masalah yang sumpang siur terkait data yang belum tersinkron dengan baik. Data dan pemetaan kemiskinan mesti dioptimalkan dengan baik. Oleh karena itu...

Selengkapnya
 
Senin, 17 September 2018 15:47:52
Pemukulan Gong dan Penyalaan Kembang Api Menandai Pembukaan Kendal Expo

Pemukulan Gong sebanyak 3 kali sebagai tanda dimulainya Kendal Expo 2018. Langit di atas Stadion Utama Kebondalem Kendal, Sabtu malam itu, (15/9), sesaat kemudian, menyala penuh dengan aneka warna cahaya yang terburai. Sesi...

Selengkapnya
 
Senin, 17 September 2018 06:41:12
PG.Tjepiring Mulai Produksi Gula, Tradisi Wiwitan Dihidupkan Kembali

Kendal ~ Setelah berhenti produksi beberapa tahun, kini PG. Tjepiring sekarang PT. IGN Cepiring Kendal menghidupkan kembali tradisi Wiwitan untuk mengawali proses produksi giling tebu.

Selengkapnya
 
Minggu, 16 September 2018 21:57:32
Bupati Mirna Annisa Berharap Tiap DEsa Ada Tempat Layanan Simpanan Bank

Kendal ~ Bupati Kendal dr Mirna Annisa berharap agar di setiap desa ada tempat pelayanan jasa simpanan dari Bank BRI. Hal itu akan lebih memudahkan masyarakat karena lebih dekat dengan domisili atau tempat tinggalnya.

Selengkapnya
INDEKS BERITA