Berita Terkini


Festival Durian 2025, Penguatan Agrowisata dan Produk Lokal

Minggu, 07 Desember 2025 20:40:31

KENDAL – Durian merupakan salah satu komoditas unggulan pertanian Kendal yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari saat menghadiri kegiatan Festival Durian Kendal 2025 yang digelar di Halaman Stadion Utama Kebondalem, Minggu (7/12/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Dyah menekankan pentingnya festival ini sebagai ajang untuk memperkuat kebanggaan terhadap produk lokal sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM dan perajin.

“Melalui pameran ini, kita ingin menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap produk lokal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi para perajin dan pelaku UMKM. Sementara dengan Festival Durian kita mengenalkan varietas durian unggulan khas Kendal dan semoga menjadikan Kendal destinasi agrowisata durian di Jawa Tengah,” ujar Bupati Kendal.

Ia juga menyebut bahwa durian Kendal memiliki kualitas yang mampu bersaing dengan durian impor maupun daerah lain.

Sejumlah wilayah seperti Limbangan, Boja, Singorojo, Patean, Sukorejo, Pageruyung, dan Plantungan disebut sebagai pusat pertumbuhan varietas unggulan, seperti Montong, Petruk, dan Kumbokarno.

Bupati Kendal juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kendal bersama Dekranasda untuk terus memperkuat pembinaan, produksi, dan pemasaran produk lokal.

“Pemerintah daerah, bersama Dekranasda dan seluruh pemangku kepentingan, akan terus berkolaborasi dan bersinergi untuk memberdayakan masyarakat, baik dalam pembinaan, produksi, hingga pemasaran produk-produk lokal,” ungkap Bupati Dyah Kartika Permanasari.

Pihaknya berharap, festival ini dapat menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM dan perajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


“Mari kita dukung, apresiasi dan beli produk-produk UMKM lokal yang ditampilkan, serta nikmati kelezatan durian terbaik dari kebun-kebun petani kita untuk menggerakkan geliat perekonomian,” ajak Bupati Kendal.

Pelaksanaan festival tahun ini turut mendapatkan apresiasi dari Bupati Kendal, melihat tingginya partisipasi petani dan pedagang. Festival menghadirkan 18–20 tenant dengan total sekitar 3.000 durian, seluruhnya merupakan durian asli Kendal.

Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Kendal, Ahmad Syahrul Falah menjelaskan bahwa festival diikuti oleh seluruh pedagang dan sejumlah petani durian dari berbagai wilayah.

“Festival durian ini kita selenggarakan selama dua hari, dan harapannya dapat menunjukkan bahwa Kendal memiliki durian khas asli Kendal yang berkualitas, yang tidak kalah dengan daerah lain,” jelas Ahmad Syahrul Falah.

Syahrul menambahkan, bahwa kegiatan ini juga bertujuan menarik minat wisatawan selama musim durian yang berlangsung hingga Februari.

“Melalui festival durian ini kami berupaya agar wisatawan berbondong-bondong hadir ke Kendal. Ayo semuanya bisa datang ke Kendal,” ajak Syahrul.

Selain pameran, festival juga menggelar kompetisi pemilihan tiga durian terbaik berdasarkan tekstur, rasa, dan penampilan buah, yang diharapkan dapat memotivasi petani meningkatkan kualitas produksi.

Diskominfo Kendal/ Ian


Indeks Berita