Berita Terkini


PEDAGANG PASAR DESA GEMPOLSEWU MULAI TEMPATI KIOS PASAR

Selasa, 12 Januari 2016 15:20:41

Revitalisasi pasar tradisional, Pasar Desa Gempolsewu Kecamatan Rowosari yang menghabiskan dana sebesar sembilan ratus juta rupiah, bantuan dari Kementeraian Koperasi UMKM Repubblik Indonesia, kini sudah selesai pengerjaanya.

Kios pasar sejumlah 20 unit dan dua los pasar dengan kapasitas 40 pedagang, kini sudah mulai ditempati. Selama masa pembangunan kios dan los pasar tersebut, para pedagang tetap berjualan dilokasi yang tidak jauh dari pasar.

Menurut Kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Kendal Sutiyono S.Sos. , penempatan kembali kios pasar dan los pasar, untuk tahap pertama dilakukan pada jum’at (8/1) dan untuk tahap kedua pada Selasa (12/1).

“Kios dan los pasar diperuntukkan bagi para pedagang lama dan menjadi anggota koperasi tani dan nelayan Sinar Laut, dengan sistem tidak diperjualbelikan, namun dengan tetap dikenakan retribusi sebagai sumber pendapatan asli desa Gempolsewu “, kata Sutiyono.

Ditambahkan bahwa pedagang Kios dan Los tidak boleh memperjualbelikan, memindahtangankan serta mewariskan tempat usahanya. Suwignyo (46) salah satu pedangang Kios mengaku senang, karena kini sudah mulai menempati kembali tempat usahanya yang selesai dibangun dan sekarang tampak bersih. Dirinya berharap dengan kios barunya bisa meningkatkan pendapatannya. “ Kami senang, semoga bisa meningkatkan pendapatan saya, apalagi kios ini kami peroleh dengan gratis”, katanya.

Sementara itu, Kades Desa Gempolsewu Heri Mardiyanto S.Ag mengatakan bahwa pihaknya berkeinginan untuk membangun kios pasar lagi. “ Kami merencanakan untuk bisa membangun kios baru sekitar 16 kios lagi. Akan kami bangun di lokasi yang masih kosong disekeliling pasar”, katanya. Pasar tradisional yang merupakan jantung perekonomian masyarakat desa Gempolsari tersebut, oleh Heri Mardiyanto perlu terus dikembangkan. Caranya antara lain dengan melakukan subsidi silang diantara para pedagang pasar. Dengan berkembangnya Pasar Gempolsewu, selain bisa meningkatkan pendapatan kas desa, yang lebih penting adalah bisa meningkatkan kesejahteraan para pedagang pasar dan warganya.

“Para pedagang memang belum semuanya memulai membuka kiosnya sekarang, hal ini bisa terjadi karena biasanya para pedangang akan menunggu atau menghitung hari-hari yang dianggap hari baik menurut mereka. Memang seperti itu mas tradisi para pedagang disini”, Ungkap Heri Mardiyanto

Kepala Bagian Humas Setda Kendal, Drs Heri Wasito mengatakan bahwa Pemkab mengapresiasi dengan selesainya pembangunan kios dan los pasar Gempolsewu, dan kini para pedagang sudah mulai menempatinya. Heri Wasito berharap, para pedagang bisa memelihara dengan baik kios pasar dan los pasar yang sudah tertata dan bersih tersebut. Dirinya berharap para pedagang lebih bersemangat lagi dalam berjualan dan mengembangkan usahanya. Dengan demikian akan bisa lebih meningkatkan perekonomian keluargannya, yang pada ujungnya kesejahteraan pedagang akan meningkat. (02/hms)


Indeks Berita