Berita Terkini


POPDA PENCAK SILAT DINILAI ALAMI PENINGKATAN KUALITAS

Selasa, 23 Februari 2016 08:36:58

Kejuaraan pencak silat tingkat Kabupaten Kendal di ajang Popda, Minggu malam (21/2) berakhir. Pada even ini banyak dinilai oleh para pendekar senior telah mengalami peningkatan cukup bagus, baik dari sisi penyelenggaraan, kejujuran dan netralitas wasit/yuri maupun dari teknik permainan para pesilat.

Ketua IPSI Kendal Moh Arfani mengapresiasi pelaksanaan Popda dari cabang pencak silat. Dia menganggap panitia telah berhasil dari sisi penyelenggaraan, karena sudah bisa berjalan lancar dan diikuti oleh ratusan pesilat. “Data yang masuk ke kami, pada kejuaraan kali ini yang bertanding ada 397 pesilat”, katanya.

Ajang Popda bagi Arfani sangat strategis sebagai ajang adu kemampuan para pesilat, pelatih, dan bisa dijadikan standarisasi bagi IPSI. “ Popda merupakan salah satu bank data pesilat, kita akan terus dampingi dan lakukan pembinaan terbaik bagi para atlet, sehingga nantinya para pesilat mampu berbicara pada level di atasnya, baik regional Jawa Tengah, Nasional bahkan internasional. Kalau melihat jalannya pertandingan, kami melihat banyak atlet-atlet yang telah memiliki teknik permainan yang baik, tinggal bagaimana kita bisa mengelola dan membina mereka ke depan. Padepokan , pelatih, IPSI dan instansi terkait memiliki tanggungjawab besar untuk bisa hasilkan pesilat tangguh”, ungkapnya.

Ketua panitia Masbahun mengatakan, secara keseluruhan pelaksanaan kejuaraan popda cabang pencak silat dinilai berhasil sukses, dan menghasilkan atlet-atlet juara sangat bagus. “saya berharap semua bisa melaju ke jenjang yang lebih tinggi. saya juga menilai peran wasit/yuri telah banyak alami kemajuan juga. Harapan kami wasit/yuri bisa terus mempertahankan kejujuran dan netralitasnya”, jelas Masbahun.

Dandim 0715 Kendal, Letkol Piter Dwi Ardianto, yang menyaksikan jalannya partai final mengaku, sangat tertarik melihat pertandingan pencak silat di Kendal. “Ternyata di Kendal pencak silat cukup berkembang dengan baik dan dikembangkan sejak usia anak-anak ( SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK). Semoga anak-anak akan semakin mencintai beladiri asli negeri sendiri. Harapan saya semoga pencak silat tetap bisa menjadi tuan rumah dinegeri sendiri. Saya merasa optimis melihat anak-anak yang bermain dan yang hadir di ajang popda pencak silat ini”, kata Piter

Dandi Kurniawan (15th) siswa SMK NU 02 Rowosari juara I kelas D (51-55 Kg) mengaku senang bisa mewakili sekolahnya. Dia yang juga penyandang gelar juara nasional pencak silat pada kejurnas pencak silat tahun 2015 mengaku akan terus berlatih. Dandi bercita-cita untuk bisa menjadi juara Asean. “ Setiap hari saya berlatih. Fisik, teknik, kecepatan, dan mental. Saya ikuti semua yang sampaikan oleh pelatih yaitu bapak Mahbub Rosyidi”, tutur Dandi Bangga. ( kris/hms)


Indeks Berita