Berita Terkini


SIAP HADAPI BENCANA, KENDAL GELAR GLADI MENEJEMEN BENCANA

Selasa, 08 Maret 2016 11:06:44

KENDAL - Peristiwa bencana alam yang terjadi di beberapa tempat di Kabupaten Kendal serta supaya tetap siap menghadapi bencana alam, pemerintah Kabupaten Kendal menggelar Gladi Menejemen Bencana, Selasa ( 8 / 3 ) di ruang Operation Room Setda Kendal yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Ir. Bambang Dwiyono, MT dan diikuti oleh instansi terkait.

Dengan kondisi wilayah Kabupaten Kendal yang masih dilanda musim hujan dengan curah yang cukup tinggi, menurut sekda, perlu disiapkan langkah - langkah antisipatif yang tepat dan cepat ketika terjadi bencana alam. Hal tersebut perlu dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa, kerusakan lingkungan dan kerugian berupa jiwa dan harta benda.

" Kabupaten Kendal harus memiliki mitigasi dan menejemen bencana yang baik sebagaiantisipasi sewaktu - waktu terjadi bencana alam baik itu banjir, tanah longsor danputing beliung, " jelas Sekda Bambang.

Penanggulangan bencana, lanjut Bambang, merupakan tanggungjawab semua pihak antara pemerintah baik daerah maupun pusat serta masyarakat. Sehingga perlu dibangun kesadaran bersama dalam upaya meningkatkan kemandirian dan keswadayaan masyarakat. Penanganan bencana harus ditangani secara profesional, lebih cepat dan efektif dalam menghadapi dampak buruk yang ditimbulkan dari bencana. Masyarakat diiukutsertakan dalam proses penaggulangan bencana. Unsur Search And Rescue serta unsur pendukung lainnya harus diperdayakan semaksimal mungkin.

Dalam penanggulangan bencana alam, seluruh komponen perlu meningkatkan profesionalitas dalam bertugas dengan mengasah kemampuan personil dalam penanganan bencana, menanamkan keiklasan dan rasa tanggungjawab yang tinggi. Selain itu, kepedulian terhadap sesam perlu dilakukan sehingga pekerjaan penanganan bencana bisa berhasilguna dah berdayaguna.

Sosok penolong dan pelayan masyarakat perlu ditampilkan ketika mnelaksanakan tugas penanganan bencana sehingga masyarakat benar - benar merasakan pertolongan dan terlayani.

Selain itu koordinasi dan hunbungan yang harmonis harus dilakukan antara BPBD, TNI, POLRI dan Pemkab Kendal serta seluruh elemen masyarakat untuk mendirikan pos - pos pengungsian, dapur umum, tim kesehatan dan melaksanakan bantuan SAR dengan segera di titik - titik lokasi bencana yang membutuhkan. Saat melakukan penanganan bencana, hubungan yang harmonis harus terus terjalin dengan seluruh warga masyarakat di daerah terdampak bencana melalui kebersamaan demi tugas kemanusiaan.

Di samping itu seluruh masyarakat harus diajak untuk berperan aktif dan terlibat langsung dalam meminimalisir dampak terjadinya bencana dengan bergotong royong untuk membersihkan lingkungan sekitar seperti pembersihan saluran air, selokan dan sejenisnya.

Beberapa peristiwa bencana alam yang terjadi di wilayah Kabupaten Kendal baru - baru ini perlu menjadi peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan. Di Desa Merbuh kecamatan Singorojo dilanda puting beliung yang mengakibatkan puluhan rumah rusak dan bencana tanah longsor melanda di Desa Sojomerto Kecamatan Gemuh. Jalan provinsi antara Weleri dan Sukorejo ambles yang mengakibatkan lalu lintas dan aktifitas warga tersendat. Di tempat lain, jembatan Sungai Blukar yang menghubungkan Desa Kalibareng dan Desa Kalilumpang Kecamatan Patean putus dan hanyut terbawa arus sungai karena banjir. ( 03 / heDJ )

 


Indeks Berita