Pemahaman dan pendalaman tentang keislaman dimasyarakat saat ini ditengarai terus mengalami penurunan. Kemajuan teknologi dianggap sebagai salah satu pemicunya. Masyarakat dinilai cenderung lebih mudah menerima budaya asing yang dianggap banyak bertentangan dengan norma-norma ketimuran.
Acara ngaji bareng novelis yang digelar oleh Pondok Pesantren Darul Arqom 4 Ringinarum digelar hari minggu(13/3)lalu, mengangkat masalah diatas sebagai topik ngaji bareng noveis. Hadir Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Muspika,H. Muslih Ketua PD Muhammadiyah Kendal, dan ribuan masyarakat Weleri, Kendal, Batang, dan Semarang.
Ust Habiburahman El Shirazy,Lc yang akrab di panggil Kang Abik dan juga dikenal sebagai penulis novel Ayat-Ayat Cinta, Di Atas Sajadah Cinta (telah disinetronkan Trans TV, 2004), Ketika Cinta Berbuah Surga (2005), Pudarnya Pesona Cleopatra (2005), Ketika Cinta Bertasbih 1 (2007), Ketika Cinta Bertasbih 2 (Desember, 2007) dan Dalam Mihrab Cinta (2007). Kini ia sedang merampungkan Langit Makkah Berwarna Merah, Bidadari Bermata Bening, dan Bulan Madu di Yerussalem.
Ustadz Ikhsan mengatakan” bahwa d Pondok Pesantren Darul Arkhom 4 Ringinarum mengedepankan hafalan Al Quran, kelebihan di Pondok Pesantren Darul Arqom 4 Ringinarum adalah karantina al quran, serta cara belajar Al Quran yg benar dan asyik. Salah satu santri bernama Salisa dengan lancar menghafalkan ayat-ayat al-quran surat Al Bakarah ayat 96, 20 serta ayat lain yang diminta oleh Ust Ikhsan secara acak. Masyarakat ikut terhanyut bahkan beberapa pengunjung meneteskan airmata, “ Saya sangat kagum seorang anak begitu lancar dan fasih membacakan Al Qur’an hingga saya meneteskan air mata, Subhanallah” tutur Agus Warga Kendal.
Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur “ marilah sama - sama mencari wasilah, dengan wasilah semoga kita semua mendapatkan Ridho dari Allah serta pembangunan masyarakat dengan mengedepankan akhlakul karimah, guna mencapai pembangunan manusia seutuhnya, dengan pendidikan pendalaman Al Quran dan Al Hadits mampu menangkis nafsu – nafsu manusia,” terangnya.
“untuk itu pendidikan islami harus terus dikembangkan dan memfilter budaya – budaya yang tidak baik, karena budaya – budaya tersebut sangat mudah masuk di masyarakat “ tambahnya.
Habiburahman El shirazy,lc mengajak untuk selalu bersyukur dan mensyukuri atas segala nikmat dari Allah.” Cinta kepada Allah , Rasullah dan kitab – kitab Allah akan membawa manusia kejalan yang benar.” terangnya. Masyarakat sangat khidmat mengikuti pengajian tersebut, Nur Fatoni warga Ringinarum” Saya merasa senang bisa menghadiri acara ini dan berharap acara semacam ini untuk selalu digalakkan.” tandasnya....( 05a /hms)