Berita Terkini


PAD KENDAL TAHUN 2015 LAMPAUI TARGET

Kamis, 31 Maret 2016 16:41:55

KENDAL - Pendapatan Asli daerah Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2015 melampaui target yang ditetapkan. Dari target Rp. 197,3 milyar, realisasinya sebesar Rp. 239,3 milyar atau 121, 15 %. Demikian disampaikan Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Tahun Anggaran 2015 mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, MM, Kamis ( 31 / 3 ) di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kendal.

Bupati Kendal sebagaimana disampaikan Wabub, menyampaikan apresiasi ke segenap jajaran pemrintahan di Kabupaten Kendal dan kepada pimpinan dan anggota DPRD Kendal sebagai mitra yang secara aktif ikut mengawal efektifitas penyelenggaraan pemerintahan daerah dan kepada masyarakat Kabupaten Kendal karena dukungan dan partisipasinya pada jalannya pemerintahan di Kabupaten Kendal sehingga bisa berjalan sesuai yang diharapkan.

Semua keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan APBD Kabupaten Kendal Tahun Anggaran 2015, menurut Bupati Kendal,  menjadi perhatian dan catatan bagi Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2016 - 2021 untuk melakukan evaluasi dan langkah - langkah strategis sehingga pelaksanaan pembangunan Kabupaten Kendal ke depan yang lebih baik.

Pemkab Kendal bertekad untuk meningkatkan pencapaian yang telah diraih pada periode 2010 - 2015 lewat potensi daerah yang mendukung yakni Bidang pertanian, peternakan, kelautan dan perikanan dan pariwisata.

Bidang pertanian, sektor perkebunan menjadi potensi unggulan daerah yang terus dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat serta daya saing daerah. Beberapa komoditi perkebunan yang cocok untuk dibudidayakan secara berkelanjutan di Kabupaten Kendal yakni kopi ( nilai produksi : Rp. 21,6 milyar ), cengkeh ( nilai produksi Rp. 48,9 m ), coklat ( nilai produksi : Rp. 3,2 m ), karet ( nilai produksi : Rp. 838,9 juta ), pisang raja bulu ( nilai produksi : Rp. 229,8 m )dan bawang merah ( nilai produksi : Rp. 611,9 m ).

Dalam bidang peternakan, merupakan salah satu potensi unggulan yang perlu mendapatkan perlingdungan khusus lantaran potensi peternakan menjadi kebutuhan masyarakat lokal maupun nasional yang ditandai dengan meningkatnya permintaan akan populasi produk peternakan dari tahun ke tahun. Beberapa populasi produk peternakan yang dikembangkan di Kabupaten Kendal diantaranya Sapi potong sebanyak 28.639 ekor, kambing sebanyak 73.037 ekor, domba sebanyak 127.294 ekor, ayam ras petelor sebanyak 3.025.102 ekor, ayam ras pedaging sebanyak 8.190.231 ekor, ayam buras sebanyak 1.227.250 ekor dan itik sebnyak 1.016.354 ekor.

Sektor perikanan dan kelautan dengan dukungan panjang pantai Kabupaten Kendal yang mencapai 42,4 km dengan potensi sumberdaya yang dapat dikembangkan pengelolaannya melalui penangkapan dan budidaya. Perairan umum dengan nilai produksi Rp. 3,9 m, perikanan tangkap nilai produksi Rp. 758,1 m, budidaya tambak dengan nilai produksi Rp. 219,8 m dan budidaya ikan air tawar dengan nilai produksi sebesar Rp. 2,9 milyar.

Sementara, pariwisata sebagai bidang unggulan keempat mempunyai potensi yang besar untuk dikembangkan menjadi objek wisata yang menarik untuk kunjungaan wisatwan. Wisata alam dan wisata religiustersedia cukup lengakap di Kabupaten Kendal. Air terjun Curug sewu, Pantai Cahaya dan Pantai Sendang sikucing serta wisata religi di Kecamatan Kaliwungu merupakan beberapa destinasi wisata unggulan. Program paket wisata tersebut dapat dintegrasikan dengan program paket wisata terpadu Kedungsepur. Pada tahun 2015 jumlah pengunjung wisata sebanyal 145.187 orang, perlu ditingkatkan lagi pada periode 2016 - 2021.

Pada kesempatan Sidang Paripurna tersebut, Wabup Masrur menyerahkan buku kuku LKPJ pada ketua DPRD Prapto Utono, S.Sos. Kemudian pihak DPRD Kendal membentuk Panitia Khusus untuk membahas LKPJ tersebut dengan membentuk tiga Pansus yang masing - masing menangani bidang desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan. ( 03 / heDJ )

 

 

 

 

 


Indeks Berita