MASIH DITEMUKAN GARAM TAK BERYODIUM DIPASARAN
Selasa, 26 April 2016 14:45:07
Kandungan yodium dalam garam dapur yang beredar dipasar-pasar selalu dimonitor oleh Dinas Kesehatan. Sebab seringkali dijumpai, garam dapur yang dipasarkan, meskipun dalam labelnya tertulis garam beryodium, ternyata setelah dilakukan tes yodium, tidak mengandung yodium.
Tim GAKY (Gangguan Akibat Kekurangan Yodium) yang terdiri dari DKK, Polres, Humas Setda dan instansi terkait, melakukan monitoring dipasar Boja dan pasar Limbangan. Menurut Endang Jumini, Kasi Gizi pada Dinas Kesehatan Kendal yang juga koordinator GAKY, bahwa pihaknya merencanakan melakukan monitoring di sembilan pasar besar yang ada di Kabupaten Kendal.
Dari temuan sementara yang ditemukan dipasar Boja dan Limbangan, masih ditemukan adanya garam bermerek yang dijual tidak mengandung yodium. Bahkan juga ditemukan garam krosok. Para pedagang mengaku kalau garam krosok yang dijual hanya untuk konsumsi ternak.
Terkait dengan temuan tersebut, Endang mengatakan bahwa pihaknya hanya bisa memberikan saran dan menghimbau kepada para pedagang untuk menjual dan memilih garam dapur yang beryodium. "Kami memberikan kepada pedagang iodina tes, yang dipergunakan untuk mengetahui kandungan yodium dalam garam. Para pedagang kami bekali cara menggunakan iodina test. Harapannya agar para pedagang bisa memilih garam-garam mana yang benar-benar mengandung yodium", jelasnya.
Para pedagang menyambut baik kedatangan Tim GAKY. Mereka dengan kesadarannya melayani dengan terbuka dan bisa diajak bekerjasama dengan baik. Bahkan mereka merasa terbantu oleh Tim GAKY karena akhirnya dia tahu garam beryodium dan tidak beryodium.
Kandungan yodium dalam garam dapur menjadi perhatian serius dari Dinas Kesehatan. Pasalnya garam yodium dapat mencegah terjadinya gangguan akibat kekurangan yodium seperti gondok, idiot, kretin atau tumbuh kerdil dan lain-lain.
Dikatakan Endang bahwa garam beryodium telah diperkaya dengan yodium yang dibutuhkan tubuh untuk membuat hormon yang mengatur pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan. "Garam beryodium yang digunakan sebagai garam konsumsi harus memenuhi Standar Nasional Indonesia antara lain mengandung yodium sebesar 30-80 ppm", jelas Endang. (kris/hms)
Indeks Berita