RAPI diharapkan tidak hanya melakukan koordinasi dan komunikasi di udara saja akan tetapi RAPI hendaknya juga bisa mengkonkritkan di darat, sehingga dapat menunjukkan bukti jelas dalam membantu pemerintah serta selalu eksis menyampaikan informasi, agar bisa memberi warna dalam pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Asisten Sekda bidang Ekonomi dan Pembangunan Herudi Sukamto, pada pembukaan Musyawarah Kabupaten (Muskab) ke delapan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kabupaten Kendal, Sabtu (21/5) di operation room Setda Kendal.
Muskab selain mengagendakan acara laporan pertanggungjawaban pengurus lama dan penyusunan program kerja untuk satu tahun kedepan, juga mengagendakan pemilihan pengurus baru untuk masa bakti 2016-2019.
Ada dua kandidat yang muncul di arena Muskab, yaitu incumbent Suryadi dan ketua panitia Muskab Bambang Sri Wahyono. Diperkirakan keduanya akan bersaing ketat, mengingat sama-sama mendapat dukungan yang hampir sama kuatnya dari peserta muskab.
Suryadi, mengingatkan kepada siapapun yang terpilih nanti untuk dapat menghormati, menghargai dan bisa melakukan koordinasi dengan baik, sehingga diharapkan kepengurusan yang akan datang akan lebih baik lagi.
Herudi Sukamto yang mewakili Bupati Kendal Mirna Annisa berharap RAPI bisa melakukan penyaringan informasi yang baik untuk dipancarkan serta mampu memposisikan diri dalam batas-batas aturan yang telah menjadi ketetapan organisasi, agar RAPI bisa menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah lebih baik. “Lakukan kerjasama dengan pemerintah dan lembaga sosial lain agar RAPI bisa memberi warna dalam pembangunan daerah”, pinta Herudi.
Pada kesempatan tersebut, RAPI kabupaten Kendal juga menyerahkan Call Sign kepada Bupati Kendal dengan kode JZ 11 MNA dan topi anggota RAPI. Penyerahan dilakukan oleh ketua RAPI propinsi Jawa Tengah Didik Nadrel kepada Bupati Kendal yang di wakili oleh Herudi Sukamto. (kris/hms)