Pegandon – Menyambut bulan Ramadhan tahun 1437 H Masjid Nurut Taqwa Pegandon memngelar parade bedug, Minggu (5/6) sore. Parade Bedug ini diramaiakn oleh 11 group drum band, dan pameran baju daerah nusantara.
Acara berlangsung sangat meriah, Ribuan warga ikut meramaikannya, terdiri dari Desa Penanggulan, Pegandon, Tegorejo,dan beberapa masyarakt dari Kecamatan Gemuh, Cepiring dan Patebon “Acara ini yang sudah berjalan sejak 2006 ini menjadi agenda rutin di Masjid Nurut Taqwa ini guna myambut datangnya Bulan Suci Ramadhan, dan untuk lebih mengenalkan Pegandon serta makanankhas Pegandon .“ terang Khusnul ketua panitia.
“ Kegiatan dug deran memang sudah ada sejak jaman dulu, kalau dahulu dug deran dengan menabuh bedug selama 1 jam, dan diakhiri dengan bunyi dentuman meriam yang menandakan datangnya Bulan Ramadhan, malam harinya dilakukan sholat tarawih berjamaah, namun seiring perkembangan zaman kegiatan dug deran diisi dengan parade / karnaval keleiling kampung Penanggulan.”ungkap H . Solikhin Imam Masjid Nurut Taqwa.
“Saya sangat senang melihat acara parade ini, ini saya anggap unik karena tidak semua masjid menggelar acara seperti ini, diharapakan kedepan semua masjid di desa – desa bisa menggelar acara yang sama , skelaigus mengingatkan seluruh warga untuk menjalankan ibadah puasa.” Terang Budi Warsono warga Pekuncen.
Karnaval dimulai dari batas Desa Penanggulan dan Desa Lanji ,melewati jalur utama Pegandon, memutar di Pasar Pegandon dan memasuki jalan desa, hingga selesai di Masjid Nurut Taqwa Pegandon. Kegiatan yang positif ini hendaknya didukung oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Desa dan seluruh elemen masyarakat serta upaya melestarikannya sebagai khasnaah budaya warga Pegandon, dan kaum muslimin pada umumnya….(05a/hms).