Berita Terkini


ES CICAK KAPUR BANYAK DISERBU WARGA

Rabu, 08 Juni 2016 07:40:36

Pegandon - Bulan Ramadhan tahun 1437 H terasa berbeda dari tahun -tahun sebelumnya, Saat menjelang berbuka puasa nampak keramaian di dekat Masjid Nurut Taqwa Pegandon, tidak seperti biasanya, dihari biasa banyak pengunjung masjid untuk berziarah atau membeli makanan khas Pegandon yakni kerupuk rambak.

Kepadatan Jalan yang menghubungan antara Kecamatan Pegandon dan Kecamatan Gemuh kini semakin ramai, banyak masyarakat melakukan ngabuburit di Masjid Nurut Taqwa dan banyak juga yang hanya duduk – duduk di atas jembatan Kali Bodri sembari menunggu waktu berbuka puasa. Anak – anakpun ikut meramaikanya.

Disepanjang jalan ini banyak tenda - tenda didirikan oleh pengurus Masjid Nurut Taqwa untuk menampung warga yang akan berjualan makanan khas berbuka puasa. Aneka kuliner yang banyak dijajakan diantaranya bubur pelangi, kolak,es buah,urapan,pecel, aneka pepespun banyak dijajakn ditempat ini,

Saya sengaja datang ketempat, selain untuk ngabuburit,saya membeli makanan khas Pegandon rambak, rambak disini sangat berbeda dengan daerah lain,disini rambaknyta sangat renyah dan gurih sangat cocok untuk makanan pelengkap berbuka . selain itu saya juga membeli es cicak kapur yang merupakan es tradisonal khas Pegandon.”terang Evi warga Sumbersari Ngampel.

“Saya sudah berjulan disini selama 4 tahun, disini saya bersama istri menjajakan Es Cicak Kapur, yang khas dari Pegandon,ini adanya hanya pada bulanh suci Ramadhan saja.” Rofik penjual es cicak kapur.

Minuman es cicka kapur memang asing ditelinga kita,es terbuat tepung beras, agar – agar, pisang hijau dan santan ini dikombinasi dengan gula pasir ditambah serutan es menjadikan es cicak kapur ini laris diserbu pembeli, cukup dengan uang Rp 5000 rupiah bisa menikmati minuman ini,..(05a/hms)


Indeks Berita