Berita Terkini


PENAMBANG GALIAN C WAJIB PERBAIKI JALAN RUSAK KARENA KELEBIHAN MUATAN

Rabu, 22 Juni 2016 16:13:12

KENDAL -- Bupati Kendal Mirna Anissa, M.Si dalam forum rembug dengan para pengusaha tambang galian C di Kecamatan Weleri dan Pagergunung Kecamatan Pageruyung, Rabu (22/6) di sebuah rumah makan meminta kesadaran para penambang untuk bertanggungjawab terhadap akibat dari angkutan galian C yang mereka angkut yang menimbulkan kerusakan pada jalan.

Masyarakat sekitar daerah tambang, menurut Bupati Mirna, telah merasakan penderitaan dan kerugian akibat jalan yang mereka gunakan setiap hari rusak parah lantaran truk - truk galian C kelebihan muatan nekat melewati jalan umum. Bupati Mirna menegaskan agar bentuk pertanggungjawaban bisa dilaksanakan segera oleh para pengusaha dengan membangunkan jalan atau memberikan material untuk membangun jalan dan pemkab yang akan memperbaikinya.

Bupati akan berkoordinasi dengan Polres dan Kodim untuk menindak truk - truk pengangkut galian c yang melebihi muatan. Nantinya pengangkutan tanah galian harus memperhatikan batasan tonase atau muatan yang diperbolehkan.

Dari 9 pengusaha tambang yang hadir, sepakat untuk memperbaiki jalan yang rusak namun akan berkoordinasi dulu untuk menentukan langkah yang diambil dan menentukan dengan jenis perbaikan apa serta kapan waktu pelaksanaannya.

Kepala Dinas Bina Marga Kendal Ir. Agung pun mengingatkan persoalan jalan rusak karena penambangan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penambang untuk segera memperbaiki. Perbaikan harus mengembalikan seperti kondisi semula sebelum rusak. Supaya arus lalu lintas tidak terganggu, jalan bisa diperbaiki sementara.

Sementara Kepala Badan Lingkungan Hidup Drs Ratno mengatakan, para pengusaha harus membaca dan memahami dokumen ijin tambang yang diberikan karena di dalam nya tertulis berapa berat yang diperbolehkan untuk tanah dan pasir yang diangkut, cara pengankutan yang benar dengan penutup terpal yang layak agar galian tidak tercecer di jalan dan jam operasional yang diperbolehkan untuk mengangkut bahan galian. ( 03 / heDJ )


Indeks Berita