Berita Terkini


BUPATI MIRNA BUKA BERSAMA DENGAN PENGUSAHA

Senin, 27 Juni 2016 06:44:19

KENDAL – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kendal, Moh Toha, dalam acara buka bersama Bupati dan pengusaha-pengusaha di Kabupaten Kendal, mengatakan, saat ini di Kendal masih ada sekitar 60 ribu masyarakat yang hidup dibawah garis kemiskinan. Selain itu, sebanyak 58.047 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan 35 ribu jamban tidak layak pakai. Menurutnya, Perda CSR sebenarnya sudah harus dilaksanakan dua tahun lalu, namun selama ini ditunda karena menunggu kesadaran perusahaan untuk memulainya. Belum adanya kesadaran perusahaan, membuat Perda tersebut tahun ini akan segera diberlakukan. Hadir dalam acara tersebut Bupati Kendal dr Mirna Annisa,M.Si, Wakil Bupati Kendal Masyrur Masykur, Sekda Kendal Ir Bambang Dwiyono,MT , Kepala Bapeda M Toha, dan ratusan pengusaha di Kabupaten Kendal.

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kendal Nomor 8 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Perusahaan di Kabupaten Kendal, ratusan perusahaan yang berada di wilayah tersebut, diminta menyisihkan sebagian keuntungannya untuk disalurkan, guna pengentasan kemiskinan masyarakat. Penyisihan keuntungan tersebut seringkali disebut dengan Dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

“Jumlah kemiskinan di Kabupaten Kendal saat ini masih cukup tinggi, sementara dana APBD besarnya sangat terbatas. Untuk itu, kami mengajak para pengusaha untuk bersama–sama mengentaskan kemiskinan di Kendal, caranya dengan memanfaatkan program CSR yang dimiliki oleh masing-masing perusahaan, untuk segera disalurkan kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Dikatakan, dana yang dihimpun Pemkab besarnya hanya sebagian saja, sedangkan sisanya diserahkan masing-masing perusahaan untuk mengelola dan mendistribusikanya. Sementara itu, berdasarkan laporan yang masuk, baru 12 perusahaan yang telah melaporkaan pelaksanaan kegiatan CSR mereka.

“Kami yakin perusahaan-perusahaan di Kendal selama ini sudah mengeluarkan dana CSR untuk kegiatan sosial di lingkungan perusahan masing-masing. Hanya saja seringkali hal tersebut tidak dilaporkan, sehingga Pemkab tidak mengetahui pelaksanaan kegiatan CSR di perusahaan,” paparnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Mirna Annisa, berterima kasih atas kehadiran pengusaha yang memenuhi undanganya. Meski tidak bisa mengikuti kegiatan tersebut secara penuh, pihaknya berharap pertemuan tersebut membawa hasil yang positif bagi masyarakat Kendal. “Kami harapkan pertemuan ini ada hasil yang positif, untuk bersama-sama membantu masyarakat. Selain itu, dalam rangka meningkatkan pemerataan pembangunan dan mengentaskan kemiskinan di Kendal,” pungkasnya…(05a/hms)


Indeks Berita