Untuk meminimalisir tindak kejahatan dan tawuran, serta menciptakan suasana kondusif, aman dan nyaman, pada bulan ramadan, menjelang lebaran dan saat idul fitri, jajaran polres Kendal, Kamis (30/6) melakukan pemusnahan miras, dihalaman mapolres setempat.
Pemusnahan dilakukan dengan cara di gilas dengan menggunakan stoom walls. Disaksikan Bupati Mirna Annisa, forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama. Pemusnahan diawali oleh Bupati Mirna Annisa dengan menghancurkan sebuah botol miras yang diarahkan ke roda stoom walls dan diikuti oleh forkopimda.
Pemusnahan kali ini merupakan pemusnahan kedua hasil operasi pekat selama bulan ramadhan. “Tiga minggu yang lalu kami sudah melakukan pemusnahan sekitar 2000 botol miras hasil operasi pekat di bulan ramadhan ini. Sekarang yang kami musnahkan ada 2500 botol miras. Dua kali kami lakukan operasi miras selama ramadhan”, kata Kapolres AKBP Maulana Hamdan.
Meskipun demikian, bukan berarti operasi pekat terhadap miras ini hanya dilakukan pada bulan ramadhan saja. Maulana Hamdan mengatakan operasi pekat akan rutin dilakukan dengan selalu mendasarkan pada situasi dan kondisi, sehingga volume operasinya dimungkinkan tidak akan sama.
Pemusnahan miras ini mendapat apresiasi dari para tokoh agama yang ikut menyaksikan jalannya pemusnahan miras. Ke 2500 botol miras tersebut terdiri dari miras vodca, congyang, kolesom dan bir anker, ditambah 100 liter ciu oplosan, 55 liter ginseng dan 50 liter tuak. (kris/hms)