Berita Terkini


GURU DITUNTUT UNTUK TERUS TIMBA ILMU

Senin, 01 Agustus 2016 12:12:53

Halal bi halal keluarga besar Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Dasar dan Menengah (YPLP DM) PGRI Jawa Tengah Cabang Kabupaten Kendal yang berlangsung Sabtu (30/7) di Aula SMA PGRI 1 Kendal dihadiri 250 anggota yang sebagian besar terdiri dari kepala sekolah yang ada dibawah naungan YPLPDM PGRI.

Sedianya, acara akan dihadiri oleh Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa M.Si, namun karena kesibukannya, Bupati di Wakili oleh Sekda Kendal Ir. Bambang Dwiyono MT. Pada kesempatan tersebut, Sekda membacakan sambutan tertulis Bupati.

Dalam sambutan tertulisnya Bupati antara lain mengajak kepada para tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Kendal untuk tidak pernah berhenti menuntut ilmu, karena dinamika perkembangan jaman yang terus berkembang, serta tantangan pendidikan kedepan akan semakin besar.

"Mari kita lihat, dibalik siswa yang hebat terdapat guru yang hebat pula. Jadilah guru yang bisa menjadi teladan bagi para siswa. Ciptakan suasana belajar di sekolah yang menyenangkan bagi siswa, bukan sebaliknya siswa merasa takut untuk datang ke sekolah", paparnya.

Ciptakan Inovasi dan Kreatifitas

Kegiatan juga diisi dengan penyampaian aspirasi dari anggota, yang disampaikan oleh perwakilan anggota PGRI. Sebagian besar mereka menyampaikan perlunya disdik membatasi penerimaan peserta didik baru, khususnya bagi sekolah negeri. Disamping itu juga perlunya disdik tidak dengan mudah memberikan ijin bagi pendirian sekolah baru.

Hal tersebut disampaikan, dengan harapan adanya pemerataan bagi peserta didik, sebab diakui oleh mereka bahwa saat ini terjadi ketidak seimbangan persebaran siswa dari sekolah satu dan sekolah yang lain.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal Muryono mengatakan bahwa pihaknya selalu mendorong pada semua lembaga pendidikan untuk mengawal dengan sepenuh hati dan hati-hati. Sebab masih menurut Muryono, bila sampai terjadi kesalahan dalam pengelolaan pendidikan akan berdampak kurang baik.

Terkait dengan regulasi, dikatakan Muryono bahwa Disdik sudah mengeluarkan aturan yang mengatur tentang jumlah kelas dan rombongan belajar yang sudah dibatasi. Dia meminta kepada semua pihak untuk bisa mentaati peraturan yang sudah ada.

" Saat ini adalah era persaingan global. Oleh sebab itu pendidikan berkualitas menjadi sebuah tuntutan. Ciptakan kreatifitas, inovasi, dan bangun sumberdaya manusianya. Yang terpenting adalah perlunya introspeksi diri bagi semua agar bisa diperoleh hasil maksimal". "tutur Muryono. (kris/hms)


Indeks Berita