Berita Terkini


FGD SOAL PERUMAHAN, SANGAT STRATEGIS DI KENDAL

Rabu, 10 Agustus 2016 15:11:25

KENDAL - Focus Group Disscussion ( FGD ) soal perumahan di Kabupaten Kendal merupakan hal yang strategis didiskusikan di Kabupaten Kendal. Persoalannya, perumahan terutama untuk warga yang kurang mampu, di Kabupaten Kendal belum ditangani secara menyeluruh terkait dengan Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW ). Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Ciptaru Ir. Moh Noor Fauzie dalam sambutannya mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si pada FGD Pengembangan Skema Kolaborasi ABCG Dalam Mendukung Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas Sebagai Alternatif Pengurangan Backlog Perumahan MBR.

Menurut Kepala Dinas Ciptaru Ir. Moh Noor Fauzie, saat ini terdapat 288 Kepala Keluarga ( KK ) yang belum memiliki tempat tinggal yang tetap dari hampir satu jutaan penduduk Kabupaten Kendal. 44 ribu warga Kabupaten Kendal belum mempunyai rumah untuk sebagai sarana hunian. Selain itu juga terdapat 55 ribu rumah warga yang tidak layak huni walaupun sudah milik sendiri, menurut Pemutakhiran Data Terpadu dari Pemprov Jateng.

Pemerintah Kabupaten Kendal melalui beberapa SKPD dinataranya Dinas Sosial dengan program Bedah Rumah, Ciptaru dengan Bantuan Stimulan Rumah Tidak Layak Huni sejak 2012 telah menggulirkan bantuannya untuk perbaikan kualitas rumah supaya layak huni. 

Khusus untuk warga masyarakat Kendal yang memang belum punya rumah, Pemkab Kendal bekerjasama dengan lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat UNDIP serta Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan bersinergi mencarikan solusi yang tepat untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah ( MBR ).

Bupati Kendal dalam sambutannya mengharapkan dengan FGD tersebut, bisa disusun skema penyediaan serta pembiyaan rumah bagi warga tidak mampu di Kabupaten Kendal. Sehingga nantinya Kabupaten Kendal menjadi percontohan untuk pembangunan perumahan berbasis komunitas di Indonesia.

FGD kali ini, lanjut Bupati, bisa dimanfaatkan dengan baik untuk menghasilkan solusi bersama dengan pembedahan persoalan yang ada dengan menghadirkan para pakar terkait, komunitas, LSM dan perwakilan MBR. ( 03 / heDJ )

 

 

 


Indeks Berita