Berita Terkini


LOMBA MOCOPAT GAIRAHKAN BUDAYA JAWA

Jumat, 12 Agustus 2016 05:59:56

Kendal - DINAS Pendidikan (Disdik) Kendal, menggelar lomba Mocopat tingkat Kabupaten Kendal di Aula Ki Hajar Dewantoro Kamis (12/8) pagi. Lomba diikuti sebanyak 50 peserta dan didominasi oleh kaum bapak dan ibu. Mereka mewakili SKPD, UPTD, kecamatan dan masyarakat umum. Lomba itu, kemarin, digelar untuk memperingatii HUT Kemerdekaan RI ke-71 dan Hari Jadi Kab Kendal ke-411 tahun 2016. 

Panitia lomba, Lilik Mulyani, S.Pd, mengatakan, peserta membawakan satu lagu wajib Sekar Durma Laras Pelog Barang dan satu lagu pilihan, yaitu Sekar Kinanthi, Asmorondono, dan Sinom. Penilaian meliputi aspek vokal, pengucapan, dan penampilan. Pemenang lomba dari juara I-III dan harapan I-III. "Untuk kelompok putra dan putri dengan hadiah berupa trophy. Untuk hadian uang pembinaan, baru akan diusul dinas ke Pemkab," kata dia.

Kepala Dinas Pendidikan Kendal, Drs. Muryono, M.Pd. saat membuka lomba, berharap dengan Lomba Mocopat ini akan menggairahkan budaya Jawa di masyarakat, terutama Bahasa Jawa.  Menurutnya, penggunaan Bahasa Jawa masih harus digiatkan di masyarakat. Pihak Dinas Pendidikan sendiri sudah mempelopori dengan mewajibkan penggunaan Bahasa Jawa di sekolah-sekolah setiap hari Kamis. Namun selama ini belum bisa maksimal, karena masih banyak yang belum menguasai Bahasa Jawa, termasuk para guru dan Kepala Sekolah. "Tapi akan terus diupayakan dan harus dipaksakan supaya menjadi terbiasa, sehingga yang tadinya belum menguasai Bahasa Jawa, akan menjadi lancar berbahasa Jawa," kata dia.

Salah seorang peserta dari Desa Tejorejo Kecamatan Ringinarum, Triyono mengaku ikut lomba mocopat karena ingin membantu mengangkat budaya Jawa, yang menurutnya, sudah mulai ditinggalkan oleh masyarakat. Supo yang menjadi anggota Paguyuban Cahya Buwana yang kegiatannya mengaktifkan kembali budaya Jawa berharap budaya Jawa yang sudah semakin menghilang ini agar dihidupkan kembali.  "Kami bersama teman-teman dari paguyuban, sengaja mengikuti lomba mocopat ini, agar masyarakat lain juga ikut terdorong ikut menghidupkan budaya Jawa,," terang dia….(05a/hms)


Indeks Berita