Berita Terkini


TABUNG KOMPOSTER SEDERHANA BISA BERESI PERSOALAN SAMPAH

Rabu, 24 Agustus 2016 09:19:21

KENDAL - Penguraian sampah untuk mengurangi sampah yang menumpuk bisa dilakukan dengan alat yang bernama komposter ( alat pencacah sampah ) yang bisa dibuat dari barang yang sederhana antara lain ember bekas, jrigen bekas dan kantong plastik serta karung. Yang terpenting sampah sudah terpilah atau terpisah, setelah itu diberikan bio aktivator sehingga empat hari kemudian akan terurai. Sehingga akan menjadi cair dan bermanfaat sebagai pupuk cair.

Hal tersebut disampaikan Heru Santosa, SE, MM aktifis pengelolaan sampah dan direktur sebuah perusahaan pupuk alami, saat berkunjung ke Setda Kendal, Selasa (23/8). Bio aktivator yang dimaksud adalah mikro organisme lokal diantaranya dari sayuran, bonggol pisang dan air cucian beras. Pengerjaan komposter kata dia sangat sederhana dan sudah terbukti bisa bermanfaat. 

Menurutnya, Pemerintah Daerah bisa mengalokasikan anggaran untuk membuat komposter tersebut dan tidak perlu membeli mesin pengolah sampah. "Tidak perlu menghabiskan anggaran terlalu banyak dan bisa memanfaatkan yang ada di daerah. Mesin pencacah sampah yang sudah jadi tidak menyelesaikan permasalahan sampah. Anggaran bisa dimanfaatkan untuk yang lain," ujar Heru.

Perlu diketahui, Heru termasuk sedikit orang Indonesia yang melakukan kegiatan menjelajahi nusantara untuk memberikan edukasi persoalan sampah. Namun banyak yang tidak memberikan tanggapan yang positif. Dia menawarkan konsep dan program yang sangat murah dan sederhana. Menurutnya, penggunanan komposter sederhana tersebut bisa mengehemat energi lantaran tidak menggunakan bahan bakar dan energi listrik. Jika menggunakan mesin, kegiatan pencacahan sampah akan berhenti padahal sampah yang dihasilkan tidak berhenti namun justru bertamabah banyak.

"Sehingga mesin pencacah tidak akan menyelesaikan persoalan sampah," tambah Heru. ( 03/heDJ )

 

 


Indeks Berita