KENDAL - Sebanyak 36 kepala sekolah berbagai tingkat pendidikan dari Kota Sabang, Aceh melakukan kunjungan belajar di Kabupaten Kendal. Mereka belajar selama lima hari didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Sabang Aceh dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Aceh. "Ini hari terakhir mereka di sini. Pagi ini juga rombongan akan bertolak dari Kendal menuju Bandara Ahmad Yani Semarang yang kemudian terbang dengan pesawat udara ke Kota Sabang, Aceh, " kata Kepala Disdik Kendal, Muryono, melalui Kasi TK-SD, Joko Witoro, disela-sela pelepasan rombongan para kepala sekolah Kota Sabang Aceh, Jumat (26/8) pagi.
Joko Witoro, mengungkapkan, dalam kunjungan kerja itu, rombongan kepala sekolah dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari 20 kepala sekolah khusus melakukan kunjungan belajar di lembaga pendidikan berada dilingkungan Dinas Pendidikan Kendal pada tingkat sekolah dasar (SD). Kelompok kedua, sebanyak 16 kepala sekolah melakukan kunjungan belajar pada lembaga pendidikan tingkat sekolah menengah pertama (SMP). "Ada dua sekolahan dasar yang jadi obyek tujuan belajar, yakni, SDN 1 Penyangkringan, Weleri dan SDN 1 Patukangan, Kota Kendal. Untuk sekolah menengah pertamanya, yakni, di SMPN 1 Weleri dan SMPN 1 Kendal. Keberadaan mereka di Kendal, sejak, Minggu (21/8) silam, " terang dia.
Joko Witoro, menyatakan, yang menjadi fokus kungjungan belajar para kepala sekolah Kota Sabang, Aceh tersebut adalah pada segi pembelajaran muatan lokalnya. Seperti, penyelenggaraan anggaran di sekolah, ekstra kurikuler, dan jalinan kerjasama dengan komite sekolah serta lainya. "Pada kunjungan belajar itu. Kami, dari Disdik Kendal juga sharing terkait pengelolaan pendidikan dengan mereka. Karena diantara para kepala sekolah tersebut juga turut mendampingi Kepala Disdik Kota Sabang Wisman dan ada juga pihak LPMP provinsi Aceh," ujar dia.
Joko Witoro, menambahkan, hal menarik yang patut dipelajari dari hasil sharing dengan mereka, adalah, bahwa Disdik Kota Sabang, Aceh, mampu mengalokasikan anggaran berupa pemberian program beasiswa pendidikan untuk berbagai jenjang tingkat sekolah. Yakni, mulai SD, SMP, SMA dan SMK. Dari program itu, setiap siswa mendapat alokasi beasiswa pendidikan sebesar Rp 2 juta per tahun. "Disdik sana mampu mengalokasikanya untuk program beasiswa pendidikan itu. Ini akan jadi kajian bagi kami. Sehingga hal yang sama juga bisa berikan di Kendal. Saat ini kita belum. Baru ada bantuan dari dana BOS untuk SD dan SMP," pungkas dia.
Kepala Disdik Kota Sabang, Aceh, Wisman, mengatakan, Dinas Pendidikan Kendal cukup berhasil dalam hal pengelolaan sistem pendidikan. Bahkan informasi yang didapatnya dari berbagai berita, berbagai gebrakan pendidikan banyak dimunculkan oleh dinas pendidikan di sini. Sehingga dampaknya sangat luar biasa dan mampu memunculkan guru-guru dan anak didik berprestasi. Bahkan tak tanggung-tanggung, prestasi yang berhasil diraih para siswa di sini, tak hanya dalam ruang lingkup kabupaten. Melainkan, provinsi, nasional dan bahkan Internasional. "Karena itulah. Saya sengaja membawa para kepala sekolah dari Kota Sabang melakukan kunjungan belajar di Kabupaten Kendal ini," kata dia….(05a/hms)