KENDAL - Arak - arakan pawai baik dengan kendaraan bermotor dan kereta yang dihias serta dengan berjalan kaki dalam memperingati HUT RI ke - 71 dan Hari Jadi Kendal Ke - 411 yang biasanya digelar pada bulan Agustus, akhirnya dipastikan dilangsungkan pada akhir bulan Agustus, Rabu (31/8) di sepanjang Jl Raya Soekarno - Hatta Kendal. Karnaval kali ini mengusung tema " Dengan Semangat Kemerdekaan RI Yang Ke 71, Kita Wujudkan Kendal Permata Pantura Yang Berbudaya.
Menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kendal Drs. Agus Rifai, kegiatan karnaval tersebut diikuti oleh 35 peserta yang menyuguhkan banyak atraksi yang menarik. Mulai atraksi batik karnival dari siswa-siswi, BUMD dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), hingga atraksi grup kesenian dari 20 kecamatan di Kabupaten Kendal. Atraksi dari 20 kecamatan itu berupa gedrog, barongan, kuda kepang, soreng, kuda lumping, drumband, tari nelayan, cakilan, kethoprak, tari gotong royong dan atraksi pemungutan sampah.
Selain kelompok kesenian dari Kabupaten Kendal, karnaval budaya juga dimeriahkan oleh seniman dari luar daerah. Terdapat 9 daerah kabupaten yang ikut memerihakan karnaval budaya Kabupaten Kendal dengan berbagai macam atraksi. Sembilan daerah itu adalah Kabupaten Tegal, Jepara, Boyolali, Demak, Kabupaten Semarang, Temanggung, Kabupaten Magelang, Purworejo dan Batang. Masing-masing kabupaten menunjukkan kesenian tradisional unggulan masing-masing.
Selain itu karnaval juga dimeriahkan dengan marchingband Kaliwungu, Permadani / Desa Wisata Kampung Djowo Sekatul dan Sendratari bahureksan dari Dewan Kesenian Kendal serta tamu kehormatan Marching Band Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.
Karnaval budaya, dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Perhelatan tersebut menyebabkan jalan raya Pantura Kendal padat merayap.
Kirab dan parade budaya Kabupaten Kendal, menurut Agus sebagai bentuk melestarikan budaya daerah yang meliputi kesenian dan juga kerajinan di daerah dan sekaligus mensosialisasikan potensi yang dimiliki Kabupaten Kendal. Selain itu acara ini juga untuk memberikan hiburan untuk masyarakat Kabupaten Kendal. sehingga diharapkan dapat menjadi ikon pariwisata Kendal yang dapat menjadi agenda pariwisata Nasional. ( 03 / heDJ )