BRANGSONG - Sebanyak 55 warga dari berbagai desa di Kecamatan Brangsong mengikuti program pendidikan kecakapan kerja (PKK) menjahit tahun 2016 yang digelar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Wiyata Mulya Kecamatan Brangsong. Pelaksanaan pelatihan itu selama tiga bulan dan Jumat (9/9) kemarin, secara resmi dibuka Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kendal.
Kepala Disdik Kendal, Drs Muryono SH, MPd, mengatakan, program pendidikan kecakapan kerja (PKK) ketrampilan menjahit 2016 ini berasal dari Direktorat Pembinaan Kursus dan Pelatihan. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan ketrampilan hidup (life skill) bagi warga masyarakat di Kabupaten Kendal agar bisa menghadapi dan mampu bersaing dalam persaingan global Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), lebih-lebih lagi Kabupaten Kendal akan menjadi Kawasan Industri Kendal (KIK).
“Ini sebuah tantangan bagi masyakat Kendal. Dengan adanya KIK, jangan sampai kita menjadi penonton / kalah saing, dalam skill di daerahnya sendiri. Pelatihan ketrampilan atau life skill ini penting bagi masyarakat Kendal. Sebab dengan kecakapan yang dimiliki ini, maka seseorang akan berani menghadapi problema hidup dan kehidupan secara wajar tanpa merasa tertekan, kemudian secara proaktif dan kreatif mencari serta menemukan solusi sehingga akhirnya mampumengatasinya. Pada kawasan KIK nanti akan berdiri pabrik garmen dan pelatihan tata busana ini pas diberikan. Dengan kemampuan tata busana itu, nanti warga bisa bekerja di pabriuk tersebut. Kemudian juga ada pelatihan tata boga. Turot tata boga guru yang berkompeten dibidangnya, yakni, guru tata boga SMKN 4 Kendal," kata dia.
Ketua PKBM Wiyata Mulya, Wiku Noviardi, mengatakan, program pendidikan kecakapan kerja (PKK) ini ada 55 peserta. Selain tata busana, menjahit, ada juga pelatihan dan pembinaan juga berupa tata boga. Dari 55 peserta, sebanyak 35 merupakan peserta pelatihan menjahit dan 20 lainya adalah peserta pelatihan tata boga. "Pelatihan akan diberikan selama 3 bulan lamanya, dengan 200 jam pelajaran. Tutor/intruktur yang dilibatkan dalam pelatihan ini ada 4 orang. Keempatnya sesuai dengan bidang kompetensinya masing-masing.
Selain program PKK/life skill, PKBM Wiyata Mulya Brangsong juga melaksanakan program pendidikan kesetaraan paket A, B dan C. Setiap tahunya yang ikut pendidikan kesetaraan tersebut meningkat signifikan," terangnya….(05a/hms)