Acara Grandi Final yang diikuti 15 pasang finalis diawali dengan tahap perkenalan tiap peserta di atas panggung. Di hadapan dewan juri dan penonton, tiap peserta hanya menyebutkan nama, umur dan perwakilan dari mana, dengan gayanya sendiri-sendiri. Selanjutnya dewan juri memilih 10 pasang, yang pada tahap ini peserta menyampaikan promosi tentang wisata di Kabupaten Kendal. Kemudian diambil enam pasang untuk meraih juara harapan 1, 2, 3, dan juara 1, 2, dan 3.
Sementara itu Bupati Kendal dr Mirna Annisa dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Disbudpar Kendal, Drs Agus Rifai, M.Pd mengatakan, tugas Duta Wisata adalah mempromosikan potensi dan daya tarik pariwisata yang ada di Kabupaten Kendal sebagai ikon pariwisata. Duta Wisata bukan sekedar menunjukkan kelebihan fisik atau lahiriah semata, melainkan lebih ditujukan kepada potensi duta wisata dalam mengenal dan mencintai budaya daerahnya sendiri. Duta wisata harus mampu merubah pola pikir yang menjadikan pribadi mandiri serta bermitra dengan semua elemen dalam mempromosikan wisata di Kab Kendal ke depan. “Saya ingin Duta Wisata yang terpilih, memiliki kemampuan yang dapat mewakili cerminan dan mampu memberikan dampak yang positif bagi kelangsungan dunia kepariwisataan di Kendal,”harapnya.
Bupati Mirna mengatakan, Kabupaten Kendal kaya akan potensi objek wisata dan daya tarik yang luar biasa bagus, baik wisata alam, religi, seni budaya maupun kuliner, serta dapat dijadikan ikon daerah tujuan wisata (destinasi wisata). Namun dalam pembangunan dan memasarkan tempat wisata belum optimal. Untuk itu kepada para pelaku, kelompok wisata dan semua pihak di Kendal untuk terus berbenah diri, untuk bersatu padu dan bersama-sama dalam memajukan kepariwisataan di Kabupaten Kendal. “Untuk itu lakukan terobosan/inovasi yang baru dalam mengembangkan potensi daya tarik wisata untuk terus digali, ditangani dan dimanfaatkan sebaik mungkin dengan melakukan pembangunan dan mempromosikan tempat-tempat wisata yang dimiliki,”tegasnya. (Los-hms)