Kendal, Sabtu (15/10) Pembukaan Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islami Dan Seni Islami (MAPSI) ke 19 Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Kendal Tahun 2016 berlangsung di lapangan Desa Pamriyan Kecamatan Gemuh.
Peserta lomba adalah peserta didik SD yang meraih juara pertama di tingkat Kecamatan ( seleksi pada tanggal 1-8 Oktober 2016), total pada hari ini anak-anak terbaik tingkat kecamatan sejumlah 600 siswa.
Dalam Sambutannya, Shobirin SPd selaku panitia mengatakan tujuan pelaksanaan lomba MAPSI ini adalah sebagai tolak ukur penerapan kurikulum Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar (SD) dan keberhasilan pelaksanaan Pendidikan Agama Islam SD Kabupaten Kendal Propinsi Jawa Tengah; sebagai tolak ukur penerapan kurikulum muatan lokal baca tulis Al-Quran (BTQ) dan pelaksanaan BTQ SD se Kabupaten Kendal Propinsi Jateng; peningkatan pengamalan ibadah sholat dan menggairahkan belajar Al-Quran; meningkatkan akhlaqul karimah sebagai pembentukan karakter dan memupuk persatuan dan kesatuan; menumbuhkembangkan ketrampilan hidup (life skill) dan rasa cinta seni yang islami; mencari bibit unggul sebagai duta Kabupaten Kendal pada lomba MAPSI di tingkat Propinsi Jawa Tengah.
Kategori lomba ada dua bidang, bidang pertama yaitu mata pelajaran pendidikan agama Islam yang terdiri dari lima paket yaitu pendidikan agama Islam; azan dan iqomah; cerdas cermat terpadu dan karya ilmiah; teknologi informasi dan komunikasi islami dan paket kewirausahaan islami, bidang yang kedua terdiri dari paket Al-Quran (tilawatil Quran dan Hifzil Quran), paket kaligrafi (seni khat Al-Quran dan seni kaligrafi Al-Quran), paket khitabah, seni musik islami/ rebana, cerita islami, dan paket mocopat islami.
Dalam sambutan Bupati yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kendal, Muryono, SPd, MPd, mengharapkan kepada para guru / tenaga pendidik seluruh jajaran pendidik di Kendal untuk mendidik anak didiknya dengan lebih baik dan ikhlas, supaya kelak anak didiknya menjadi anak yang cerdas, berakhlak mulia, berbudi luhur dan berprestasi. Tanamkan nilai kejujuran pada anak sejak dini karena akan menjadi bekal bagi anak dalam memulai hidup dan menyongsong masa depan.(Nyit)