KENDAL - Guna menyerap aspirasi dan penyusunan program di radio Swara Kendal milik masyarakat Kendal yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Kendal, menggelar Public Hearing di OR ( Operation Room ) Setda Kendal Kamis (20/10) pagi.
Kegiatan itu dihadiri 50 peserta, Bupati Kendal yang diwakili oleh Assisten Pemerintahan Winarno , Perwakilan Pengadilan Agama Kendal, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, komunitas, perusahaan dan paguyuban monitor. Kabag Humas Setda Kendal, Drs Heri Wasito memberikan apresiasi atas masukan-masukan terkait program acara agar lebih baik dan lebih berkualitas. Menurutnya Radio Swara Kendal sebagai Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) di Kendal, maka ingin menyajikan program-program acara yang bisa menampung keinginan masyarakat Kendal sendiri. "Public Hearing ini perlu, guna menyerap aspirasi dan masukan-masukan, bukan hanya terkait program acara, tapi masukan-masukan lainnya, bahkan kritik dan saran, sehingga Radio Swara Kendal benar-benar menjadi radio kebanggaan masyarakat Kendal. Dengan begitu tahu keinginan masyarakat untuk program-program di Radio Swara Kendal," kata dia.
Anggota Dewan Pengawas LPPL Swara Kendal, Khumaidi memberikan apresiasi kepada pihak Swara Kendal yang menggelar Public Hearing. Dia berharap Radio Swara Kendal tidak hanya menghibur, tapi juga mendidik, sehingga isi siarannya benar-benar semakin berkualitas. Sehingga dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat untuk membangun Kab Kendal. "Dengan acara seperti ini, maka apa yang diharapkan dari masyarakat untuk Swara Kendal bisa disampaikan, dan tentunya akan menjadi masukan atau pertimbangan untuk penyusunan program ke depan semakin baik," tukasnya
Sementara dari RAPI, Bambang, mengungkapkan, tanggapan publik terhadap Radio Swara Kendal sangat baik. Dia berharap, kerja sama yang telah terjalin harus ditingkatkan lagi. Jika selama ini RAPI telah bekerja sama dalam pemberian informasi hanya pada event-event tertentu, seperti saat arus mudik Lebaran dan Pemilu saja, maka ke depan bisa ditingkatkan tidak hanya pada event-event tertentu saja. "Saya kira, kerja sama yang telah terjalin perlu ditingkatkan lagi," pinta dia.
Demikian dari Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, berharap, kerja sama siaran dakwah yang tahun lalu dalam bentuk rekaman agar bisa dilanjutkan lagi. Bahkan bukan hanya dalam bentuk rekaman ceramah, tapi bisa dalam bentuk acara lain, seperti relay atau siaran langsung. Selain kerja sama juga ada komunikasi yang intens, supaya segala sesuai yang terkait dengan kerja sama menjadi lebih jelas. Yuni berharap Radio Swara Kendal menambah porsi siaran khususnya bidang pendidikan,” Saya pengampu mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa – sisiwi saya banyak saya ajak untuk belajar menggunakan banyak media, salah satunya melalui media radio.” ujarnya....(05a/hms)