Puncak acara hari ulang tahun SMAN 1 Kendal ke 55 (SMANIK), digelar di alun-alun Sabtu malam (29/10), bertajuk Jourasik Treasure In Art. Berbagai kreasi seni karya siswa siswi Smanik di tampilkan dipanggung yang cukup megah, termasuk didalamnya adalah diadakannya pemilihan sinang-sinok Smanik 2016.
Bupati Mirna Annisa, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Pendidikan dan ribuan siswa serta orang tua siswa Smanik, mengikuti dan menyaksikan gelaran seni yang tertata dan tersaji cukup baik ini. Ada Recycle band, Ganesha harmoni, teater ganesha, tradisional dance, Ganesha voice, Dj Drumligh, Pasgapura, Artventurous magnificent cellebration.
Semua acara ditampilkan satu persatu dengan pengantar seni drama, sehingga memiliki makna dan cerita menarik. Panitia berupaya mempengaruhi para penontonnya untuk lebih mencintai budaya sendiri.
Awal pertunjukan dimunculkan dance ala eropa dan aliran musik barat seperti lantunan lagu “life is adventure”, dan lain-lain serta gambar besar “Harvard Univercity” ditampilkan sebagai kampus latar, yang seakan budaya dan pandangan-pandangan eropa, sudah menjadi kiblat dan idola anak muda masa kini.
Penggiringan alam pikiran penonton untuk lebih mencintai budaya sendiri diarahkan dengan menampilkan tradisional dance dengan “opak abangnya”. Lewat tampilan opak abang, terbukti mampu menggerakkan penonton untuk ikut terlibat didalamnya. Teriakan dan ayunan tangan dengan lampu hand phone menyambut alunan musik dan gerak tari opak abang hingga membuat suasana malam lebih menarik.
Sajian tari kreasi dengan lagu-lagu tradisional dan tembang dolanan yang disuguhkan, seperti lagu ampar-ampar pisang, sik-sik batu manikam, janger, gundul-gundul pacul, dan anak kambing dibawah asuhan ibu Neti dan Ade Chand Management, tidak kalah menariknya dari tampilan yang lain.
Semua dirangkai dalam cerita drama dengan tokoh Jordan dan Chelce. Kedua anak muda lulusan Smanik yang berkuliah di Harvard Univercity, dan semula sempat mengidolakan budaya eropa, pada akhirnya diceritakan kembali mencintai budaya lokal yang justru akhirnya di nilai lebih adiluhung dan beretika.
Kepala Sekolah Sunarto mengatakan HUT SMANIK 2016 mengambil tema mengabdi untuk negeri, sebagai bagian dari upaya Smanik yang telah melahirkan anak-anak bangsa. “Mereka ini telah mampu mengabdikan dirinya yang terbaik untuk negerinya. Smanik sudah banyak lahirkan kader-kader dan pemimpin terbaiknya”, katanya.
Sementara itu Sekda Kendal Ir. Bambang Dwiyono MT, yang mewakili Bupati Mirna Annisa, menyampaikan apresiasinya dan penghargaan yang tinggi pada Smanik yang dinilai telah banyak melahirkan alumni berkualitas. (kris/hms)