Perilaku yang sehat dan kemampuan masyarakat untuk memilih dan mendapatkan pelayanan kesehatan bermutu dianggap sangat menentukan bagi keberhasilan pembangunan kesehatan. oleh sebab itu strategi yang dikembangkan adalah menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk hidup sehat, berupa memfasilitasi percepatan dan pencapaian derajat kesehatan setinggi-tingginya bagi seluruh penduduk dengan mengembangkan kesiapsiagaan di tingkat desa. Demikian seperti disampaikan Asisten Pemerintahan Sekda Kendal, Winarno, saat mewakili Bupati pada acara Rakorda Pokjanal posyandu (16/11) di Operation Room Setda Kendal.
Dihadapan peserta rakorda yang terdiri dari para pimpinan SKPD, para camat, para kepala puskesmas, pengurus TP PKK kabupaten, TP PKK kecamatan juga para kades tersebut, Winarno juga menyampaikan perlunya pembentukan kelompok kerja operasional (pokjanal) desa siaga dan posyandu di masing-masing tingkatan pemerintahan dan forum desa dengan selalu berpedoman pada peraturan yang berlaku. Dari sini diharapkan akan terjadi peningkatan koordinasi pembinaan, fasilitasi, advokasi, pemantauan dan evaluasi yang berkaitan fungsi desa dan posyandu.
“Kita menyadari bahwa proses pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian khususnya dibidang kesehatan, memerlukan suatu proses yang harus dilakukan terus menerus oleh masyarakat sendiri dengan mendapatkan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai. Peran desa siaga dan pokjanal posyandu sangatlah penting sebagai garda terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan dasar di masyarakat”, ungkap Winarno.
Sementara itu, Dian Indriasari Kabid Sosbud pada Bapermaspemdes selaku penyelenggara kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan koordinasi semua stakeholder, dalam rangka pelaksanaan kegiatan di desa sesuai tupoksi masing-masing SKPD, sehingga segala kebutuhan posyandu dapat terpenuhi sebagai upaya percepatan pelaksanaan prioritas pembangunan nasional dan peningkatan indeks derajat kesehatan masyarakat di kabupaten Kendal bisa tercapai. (02)