Berita Terkini


SABUK HITAM DAN I TAE KWON DO DISEMATKAN KEPADA BUPATI KENDAL

Senin, 28 November 2016 12:35:35

Pengurus Pengkab Tae Kwon Do Indonesia (TI) Kabupaten Kendal periode 2016 – 2020, Senin (28/11) dilantik oleh Ketua umum TI Propinsi Jawa Tengah Master Wijanarko. Pelantikan yang dilakukan di GOR Bahurekso Kendal ini bersamaan dengan penyelenggaraan kejuaraan Tae Kwon Do Pengkab TI Kendal yang berlangsung selama tiga hari (26-28/11).

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyematan sabuk hitam Dan I kepada Bupati Kendal, dr. Mirna Annisa, MSi. Penyematan sabuk dan penyerahan pakaian dilakukan langsung Master Bambang Wijanarko yang disaksikan oleh Ketua TI Kendal terpilih Bani Ardi dan Master Suroso.

Di katakan oleh Bani Ardi, penyematan sabuk hitam tersebut sebagai tanda bahwa Bupati Kendal telah menjadi bagian dari keluarga besar TI dan sebagai simbol sinerginya TI dan Pemkab Kendal, sehingga kedepan bisa lebih mendorong perkembangan dan prestasi cabang olahraga tae kwon do di Kabupaten Kendal khususnya.

Bani Ardi yang kali ini merupakan periode kedua dalam kepemimpinannya menambahkan, ada tiga agenda pada kegiatan kejuaraan TI kali ini yaitu pelantikan pengurus, kejuaraan pengkab TI Kendal dan penyematan sabuk hitam kepada Bupati Kendal. Pada kejuaraan kali ini diikuti oleh 800 peserta yang terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA dan Mahasiswa.

Melalui kejuaraan tae kwon do, diharapkan akan lahir atlet-atlet yang bisa berbicara pada even praporprop 2017 dan lolos pada porprop 2018 di Tegal. “Pada porprop 2013 lalu kami berhasil membawa pulang medali perak. Harapannya pada porprop 2018 besok, kita akan mendapatkan medali yang paling tidak sama dengan porprop sebelumnya. Namun target kami porprop 2018 adalah medali emas”, ungkap Bani Ardi optimis.

Sementara itu Bupati Kendal, dr Mirna Annisa M.Si, mengapresiasi kejuaraan pengkab TI Kendal. Dihadapan para peserta dan pengurus TI yang baru dilantik, Mirna Annisa mengatakan, kejuaraan yang diikuti oleh 800 peserta sebagai bukti bahwa tae kwon do di Kendal berkembang cukup bagus. Dia menyinggung perlunya sinergitas antara Pengurus TI, KONI dan Pemkab agar nantinya bisa menghasilkan kebijakan-kebijakan yang bermanfaat bagi duni a olahraga di Kendal dan khususnya cabang olahraga tae kwon do.

“Saya berharap Kabupaten Kendal bisa memiliki jati diri terhadap satu bidang olaharaga tertentu yang mampu di kenang oleh siapapun yang masuk ke Kendal. Dengan demikian Kendal akan selalu dikenang selamanya”, harap Mirna Annisa. (kris/hms)


Indeks Berita