Berita Terkini


KEBHINEKAAN ADALAH ASET BANGSA YANG WAJIB DIJAGA

Selasa, 29 November 2016 15:23:34

Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik bekerjasama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kendal Selasa (29/11) bertempat di aula Kementerian Agama Kabupaten Kendal, menyelenggarakan pembinaan ormas keagamaan dan tokoh agama Kabupaten Kendal. Sebagai upaya mensikapi radikalisme yang dinilai kini sedang menjadi problem dunia, yang bisa mengganggu keamanan dunia dan bisa merembet ke daerah.

Hal tersebut seperti disampaikan oleh Ketua FKUB Kendal KH Ubaidillah yang juga ketua panitia penyelenggara. Ditambahkan bahwa penyelenggaraan pembinaan tersebut merupakan sebuah ikhtiar untuk menyatukan persepsi dalam rangka menanggulangi radikalisme.

Narasumber yang dihadirkan Dandim 0715 Piter Dwi Ardianto, Wakapolres Diliyanto, Ketua MUI Asroi Thohir, Wakil Ketua NU Cabang Kendal KH. Rosyidi Musthofa, Ketua PD. Muhammadiyah KH. Muslim dan wakil dari FKUB KH. Sholahudin.

Keenam narasumber tersebut pada intinya menyampaikan tentang bagaimana masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan NKRI. Prinsip-prinsip Kebhinekaan dan Pancasila dinilai selama ini telah mampu mempertahankan dan menjaga NKRI. Kewaspadaan seluruh komponen anak bangsa diperlukan. Karenanya semua pihak diminta untuk tidak mudah terprofokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggungjawab, yang dikhawatirkan bisa memecah belah bangsa.

Pada bagian tanya jawab dengan peserta pembinaan yang terdiri dari tokoh-tokoh agama Islam, Kristen, Hindu, Budha dan Khonghucu bersama para tokoh pemudanya disimpulkan bahwa perbedaan perlu untuk disyukuri bersama., karena diakui NKRI lahir dari keberbedaan baik suku, bahasa, agama juga ras. Ditekankan bahwa perbedaan yang ada di NKRI ini wajib dikelola dengan baik, agar kedepan lahir anak-anak bangsa yang berkualitas sehingga memiliki daya saing terhadap bangsa-bangsa lain.

Sementara itu Bupati yang di wakili Kepala Kesbangpol Ferinando Rad Bonay menyampaikan bahwa perkembangan situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini, sedang diwarnai berbagai peristiwa baik sosial, politik, pertahanan dan keagamaan yang dikhawatirkan akan bisa memecahbelah rasa kebersamaan, kebhinekaan, rasa persatuan dan kesatuan NKRI.

Bupati berpesan agar seluruh masyarakat untuk bergandengan tangan, bersatu, guyub dan rukun, serta menciptakan rasa kegotong-royongan dalam berbuat suatu perubahan bagi Kendal dan NKRI. “Jangan mudah terpancing oleh berbagai isu dan hasutan yang tidak beranggungjawab”,. (kris/hms)

 


Indeks Berita