Berita Terkini


APEL SIAGA BENCANA KESIAPAN HADAPI BENCANA

Kamis, 01 Desember 2016 07:23:09

Apel siaga bencana, digelar di alun-alun Kendal Rabu (30/11). Diikuti 500 peserta yang berasal dari para relawan, tagana, perhutani, polres, kodim 0715, PMI, PMR, Orari, Linmas, Satpol PP, dan dihadiri forkopinda, Sekda, asisiten Sekda, serta para pejabat pemkab Kendal.

Bertindak sebagai pembina apel adalah wakil bupati Masrur Masykur. Kegiatan diawali dengan pemeriksaan pasukan oleh pembina apel yang dampingi pimpinan apel. Ditengah hujan rintik-rintik, apel tetap berlangsung dan berjalan tertib serta khidmat.

Dalam amanatnya, Masrur Masykur  membacakan sambutan tertulis Bupati Kendal. Dalam sambutan tertulisnya, bupati menyampaikan, bahwa penanggulangan bencana menjadi tanggungjawab bersama . Karenanya, masyarakat diminta untuk dilibatkan dalam setiap penanganan dan dalam menghadapi bencana. Kemandirian dan keswadayaan ditekankan untuk terus ditingkat mantapkan , dengan cara membangun kesadaran dan kebersamaan.

Ditekankan pula bahwa siaga bencana hendaknya menjadi budaya. “Kita semua harus selalu siap-siaga dimanapun dan kapanpun. Kita semua harus dapat menyiapkan segala sesuatu sedini mungkin, sebagai langkah-langkah antisipatif sehingga dalam penanggulangan bencana akan bisa lebih cepat, tepat dan sigap ketika terjadi bencana alam. “.

Usai pelaksanaan apel, Masrur Masykur didampingi jajarannya dan forkopimda meninjau kesiapan alat-alat kelengkapan penanganan bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, seperti perahu karet, motor trail, alat komunikasi, alat pemotong beton dan pohon, teropong, perlengkapan alat dapur dan lain-lain.

“Kita siap hadapi kemungkinan terjadinya bencana. Personil dan alat kelengkapannya saya rasa sudah cukup. Meskipun belum semuanya sarpras telah kita miliki, namun secara umum kesiapan kita cukup bagus”, ungkap Masrur.

Wakil Bupati Masrur Masykur pada kesempatan tersebut juga sempat mencoba teropong. Alat untuk melihat jarak jauh. Dengan menggunakan teropong maka dapat diketahui kejadian bencana yang lokasinya sulit dijangkau. Sehingga penanganan bencana bisa lebih cepat dan tepat.

Menurut Kepala BPBD Kendal Sigit Sulistyo, pihaknya telah menyiapkan 500 personil yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kendal. “Kita telah siapkan 500 personil. Dalam memasuki musim hujan kini, kita sudah petakan wilayah-wilayah rawan bencana. Untuk wilayah atas seperti wilayah eks kawedanan Boja,   dan eks kawedanan Sukorejo merupakan daerah yang rawan bencana tanah longsor dan puting beliung. Untuk daerah bawah rawan terjadi bencana banjir “, ungkap Sigit. (kris/hms)


Indeks Berita