Berita Terkini


BUPATI MIRNA TINJAU JEMBATAN KALIPUTIH YANG PUTUS LAGI

Rabu, 18 Januari 2017 09:34:39

KENDAL - Untuk kesekian kalinya jembatan Kali Putih di Kecamatan Singorojo putus kembali. Bupati Kendal dr. Mirna Anissa didampingi Camat Singorojo, Sobirin dan tim OPD terkait melakukan peninjauan serta memberikan bantuan bagi warga desa terdampak jembatan putus tersebut, Selasa (17/1).

Bupati mengharapkan agar segera diambil tindakan untuk memperbaiki jembatan yang putus karena banjir bandang Kali Bodri lantaran hujan deras di wilayah Kendal atas. Masyarakat Dukuh Slentho Desa Kaliputih yang terdampak bencana banjir dan jembatan putus tersebut, diminta Bupati Mirna untuk tetap tenang karena Pemkab Kendal siap membantu segera mungkin memperbaiki jembatan yang putus.

Sementara itu, Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kendal Drs. Sigit Sulstyo, Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun warga yang berada di Dusun Slentho harus memutar arah jika ingin ke Kaliputih. Kerugian akibat bangunan rumah roboh mencapai sekitar Rp 150 juta. Sigit Sulistyo, menjelaskan, dua rumah yang berada di pinggir talud tersebut longsor akibat intensitas hujan yang tinggi mulai pukul 12.30 sampai 18.00 WIB sehingga menggerus talud.

Dia menambahkan, pihaknya telah melihat lokasi. Pemilik rumah dievakuasi ke rumah saudaranya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. ”Kami juga berkoordinasi dengan BPBD untuk tindakan lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebagai langkah jangka pendek akan dilakukan perbaikan sementara jembatan, dibantu TNI dan warga sekitar. Tahun ini ( 2017 ) direncanakan masuk APBD untuk perbaikan dan pembangunan jembatan baru yang lebih kuat. Target sementara jembatan bisa dilalui oleh warga untuk aktivitas sehari - hari.

Selain memutuskan jembatan, banjir juga merusak puluhan pohon yang berada di pinggir sungai. Terdapat bangunan yang digunakan sebagai bengkel motor ikut roboh dan hanyut terbawa arus sungai yang deras. Kepala Desa Kaliputih, Suyoto mengatakan, banjir Sungai Bodri membuat jembatan kembali putus. Hujan tinggi di wilayah atas yang membuat arus deras sehingga tiang penyangga jembatan tidak kuat menahan derasnya arus sungai.

Putusnya jembatan itu merupakan yang ketiga kalinya. Peristiwa jembatan putus pernah terjadi April 2016. Jembatan dengan panjang 30 meter dan lebar 2,5 meter ini terputus di bagian pondasi tengah, sehingga membuat aktivitas 350 kepala keluarga di Dusun Slentho terganggu. ( 03 / Kom - heDJ )

 

 

 

 


Indeks Berita