Berita Terkini


TARGET PROYEK INFRASTRUKTUR KELAR 25 % DALAM TIGA BULAN

Selasa, 24 Januari 2017 15:46:51

KENDAL - Pemkab Kendal menetapkan target berbagai proyek infrastruktur yang ditangani berbagai Organisasi Perangkat daerah pengerjaannya mencapai 25 % dalam tiga bulan pertama. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Ir. Bambang Dwiyono, MT dalam pengarahannya pada Rakor Persiapan Pelaksanaan kegiatan Pembangunan Infrastruktur Tahun 2017, Selasa (24/1) di ruang Operation Room Kantor Bupati Kendal.

Penegasan tersebut disampaikan Sekda di hadapan para kepala OPD maupun yang mewakili, untuk mempercepat target Kendal berkhidmat tahun 2017 yakni penyelesaian pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kendal. Dalam kesempatan tersebut, persiapan pelaksanaan kegiatan infrastruktur dimantapkan sebelum memulai pelaksanaan proyek infrastruktur 2017.

Selain itu, permasalahan yang akan dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan infrastruktur perlu diinventarisir dan mencari solusi permasalannya. Rencana tindak lanjut dan hasil evaluasi juga dibahas dalam pertemuan tersebut.

Proyek infrastruktur yang akan dilaksanakan pengerjaannya yakni infrastruktur sosial dan infrastruktur ekonomi. Cakupan kegiatan infrastruktur tersebut mencakup infrastruktur jalan, infrastruktur transportasi, infrastruktur sumberdaya air dan irigasi, infrastruktur air minum, infrastruktur sistem pengelolaan limbah terpusat, infrastruktur pengelolaan limbah setempat, infrastruktur sistem pengelolaan persampahan, infrastruktur telekomunikasi dan informatika, infrastruktur ketenagalistrikan dan infrastruktur minyak dan gas bumi serta energi terbarukan.

Selain itu juga juga pembangunan infrastruktur untuk konservasi energi, fasilitas perkotaan, fasilitas pendidikan, fasilitas sarana dan prasarana olahraga dan kesenian, kawasan, pariwisata, kesehatan, lembaga pemasyarakatan dan perumahan rakyat.

Pembangunan infrastruktur, lanjut Sekda, tentunya menyesuaikan dengan keadaan keuangan yang dimiliki Pemkab Kendal menyesuaikan dengan APBD Kabupaten Kendal Tahun 2017. Adapun APBD Tahun 2017 yang ditetapkan yaitu Pendapatan sebesar Rp. 1.965.583.116.719,00; belanja sebesar Rp. 2.089.536.792.365,00; belanja tidak langsung sebanyak Rp. 1.267.369.247.391,00; belanja langsung sebanyak Rp. 822.167.544.974,00 dan belanja modal Rp. 322.274.066.763,00.

Sementara input data pekerjaan infrastruktur yang telah dimasukkan ( diinput ) melalui aplikasi SIRUP ( Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan ) http://sirup.lkpp.go.id, sampai dengan tanggal 23 januari 2017 dari 58 Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) yang sudah memasukkan data sebanyak 58 OPD. Yang belum memasukkan data yakni Kecamatan Gemuh dan Kecamatan Sukorejo. OPD yang sudah menginput data infrastruktur sebanyak 28 OPD. Jumlah paket infrastruktur sesuai dengan SIRUP sebanyak 187 paket.

Sedangkan nilai total paket infrastruktur sebesar Rp. 56.008.567.493,00 dengan jumlah paket yang didaftarkan ke ULP sebesar 0 %, lelang selesai 0 % dan masih proses paket sebesar 0 paket. Oleh karena itu, Bupati kendal meminta pada seluruh OPD terkait supaya segera memasukkan data dan mengambil langkah - langkah percepatan agar pelaksanaan pembangunan infrastruktur tepat waktu.

Melihat progress tersebut, terdapat beberapa permasalahan yang ada yakni masih banyak OPD yang belum menyusun RUP dan menayangkan pada website LKPP dan Kabupaten Kendal, belum ditetapkannya SK Tim Pengelola Kegiatan ( PPK, Pejabat Pengadaan dan PPHP ) dan belum siapnya penyusunan DED. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diupayakan paket pekerjaan infrastruktur yang sudah siap perencanaannya untuk sgera dilelangkan. Disamping itu, OPD diharapkan mengubah pola perencanaan kegiatan, yaitu paket pngerjaan jasa konsultasi perencanaan agar dianggarkan atau dilaksanakan satu tahun sebelumnya ( N - 1 ) sehingga lelang paket pekerjaan paket infrastrutur bisa dilaksanakan awal tahun. ( bulan Januari - Pebruari ). ( 03 / Kom - heDJ )

 


Indeks Berita