Berita Terkini


TAMAN BACAAN MASYARAKAT SEBAGAI CIKAL BAKAL LAHIRNYA SDM BERKUALITAS

Kamis, 09 Februari 2017 14:34:08

KENDAL - Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si menilai pendirian Taman Bacaan Masyarakat ( TBM ) merupakan langkah positif untuk menelurkan generasi penerus sekaligus Sumber Daya Manusia yang unggul untuk meneruskan pembangunan di Kabupaten endal sekaligus memajukannya. hal tersebut disampaikan Bupati Mirna pada sambutannnya pada kegiatan Launching Taman Bacaan Masyarakat di Desa Sidodadi kecamatan Patean (9/2).

Bupati mengharapkan supaya perpustakaan di TBM tidak saja berisi pengetahuan dan ilmu pengetahuan yang hanya bisa sebagai bahan bacaan saja namun berisi juga aplikasi untuk mewujudkan pengetahuan dan ilmu pengetahuan dalam kehidupan masyarakat sebagai sarana melangsungkan akses kehidupan. menurut Mirna, anak - anak harus dituntun untuk fokus tidak hanya secara teori namun memiliki skill untuk membuat sesatu atau menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi lingkungannya. pengetahuan dan Iilmu pengetahuan, lanjut Bupati, yang diberikan harus yang benar - benar bermanfaat bagi anak - anak ke depannya.

Apresiasi diberikan Bupati pada para relawan dari Korps Sukarela PMI yang menggagas terbentuknya sarana dan prasarana TBM sebagi upaya untuk mencerdaskan  masyarakat dan menyelamatkan anak - anak sekolah dari kebiasaan yang merugikan dan supaya mereka fokus belajar dengan adanya buku - buku yang menunjang belajar mereka.

Apa yang telah dirintis oleh para relawan dari Palang Merah Indonesia ( PMI ) cabang Kendal yang dikoordinir oleh Munawar seorang guru SMPN 3 Patean patut dijadikan contoh salah satu peran masyarakat dalam turut membangun Kabupaten Kendal dan masyarakatnya lewat pendidikan moral, pengetahuan dan aklak lewat perpustakaan di TBM.

Sementara itu Munawar sebagai inisiator TBM di Kecamatan Patean mengatakan, terbentuknya TBM didorong keinginan untuk mengabdikan diri pada masyarakat selain sebagai relawan jika terjadi bencana. Taman Bacaan Masyarakat kini sudah ada 10 yang menempati rumah para relawan yang tersebar di 10 desa.

Awalnya dengan modal buku - buku sisa dari TBM di daerah lain dibawa ke Patean makan kini sudah dikelola sejumlah 6.500 buku pengetahuan dan ilmu penetahuan yang dapat dipelajari dari siswa SD hingga SMA serta masyarakat umum. Bantuan buku berasal dari para relawan, dermawan dan Polsek Patean dan Pemerintah Kecamatan Patean. Selain itu juga mendapatkan bantuan 2.500 buku dari jakarta dan bantuan dari alumni SMAN 3 Semarang. ( 03 / Kom - heDJ )

 

 

 

 


Indeks Berita