Berita Terkini


CEGAH KONFLIK SOSIAL, MASYARAKAT HARUS PEDULI DAN TERLIBAT

Kamis, 16 Februari 2017 16:48:12

KENDAL - Tingkat kepedulian dan keterlibatan seluruh warga masyarakat merupakan kunci utama untuk mencegah konflik sosial. Masyarakat adalah tulang punggung deteksi dini yang cukup penting dan efektif dalam mencegah konflik sosial. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur saat membuka Rakor Masalah Strategis Dan Aktual di Pendopo Pemkab Kendal, Kamis (16/2).

Selain itu, kerjasama sama antar instansi pemerintah dan masyarakat secara sinergis dan berkelanjutan akan menciptakan kultur yang baik demi terciptanya tatanan masyarakat yang aman, nyaman, damai dan sejahtera.

 

Wabup Kendal menilai, peran penting dari tokoh agama, pemuka agama dan tokoh masyarakat, sangat berperan penting dalam memberikan sosialisasi, himbauan dan arahan-arahan kepada masyarakat, dengan kegiatan-kegiatan pencegahan melalui khutbah-khutbah keagamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan, serta menciptakan suasana yang kondusif di wilayahnya.

"Agama yang menyatukan keragaman kita, bukan agama dijadikan alat memecah belah di antara kita. Semangat inilah yang menjadi prioritas dan utama untuk kita jaga bersama-sama, agar tercipta suasana yang kondusif di wilayah Kabupaten Kendal," kata Wabup. 

"Untuk mensikapi perkembangan situasi terkini yang terjadi saat ini, saya berharap kepada seluruh jajaran forkopimda, seluruh Camat dan Kepala Desa-Lurah, serta seluruh organisasi kaagamaan di Kabupaten Kendal, untuk senantiasa mewaspadai setiap gerakan sekecil apapun yang bisa menimbulkan konflik sosial, harus diantisipasi lebih dini. Kalau ada riak-riak konflik, baik itu konflik horizontal maupun vertikal untuk bisa segera dicegah," terang Masrur.

 

Pada kesempatan tersebut Wabub Maskur mengajak kepada para pimpinan umat beragama; para alim ulama; para tokoh agama dan tokoh masyarakat, agar selalu guyub, rukun, saling bahu membahu dan bergotong-royong, serta selalu memperkuat persatuan, kerukunan dan keharmonisan antar umat bergama dalam bermasyarakat. Waspadai dan jangan mudah terpancing oleh berbagai isu dan hasutan yang tidak bertanggung jawab (provokasi), yang mengarah pada perpecahan kerukunan bersama. Berhati-hatilah dan selalu bijak dalam penggunaan media sosial, serta jangan mudah terprovokasi oleh media sosial (medsos).

Menurut Wabup memperkuat persatuan dan kerukunan antar umat beragama yang lebih baik, dapat mewujudkan tata kehidupan masyarakat Kabupaten Kendal yang aman, tenteram dan kondusif, serta sejahtera lahir maupun batin.

 

 

Rakor tersebut menurut Kepala Kesbanglinmas pemkab kendal Drs. Ferinando Rad Bonay terkait dengan perkembangan situasi Kamtibmas di negara kita saat ini sedang diwarnai dengan berbagai peristiwa baik itu peristiwa sosial, politik dan keagamaan, yang telah terjadi akhir-akhir ini adanya kasus penistaan agama menjadi tranding topik nasional baik di media cetak, elektronik maupun media sosial (Medsos), yang dikhawatirkan akan memecah belah rasa kebersamaan, kebhinekaan, rasa persatuan dan kesatuan NKRI.

Rakor tersebut menghadirkan nara sumber dari Forum Komunikasi Kepala Daerah diantaranya Kapolres Kendal, Sekda Kendal Ir. Bambang Dwiyono, MT dan Komandan Kodim 0715 Kendal. Rakor dihadiri para tokoh masyarakat dan tokoh serta pemuka agama di Kabupaten Kendal. ( 03 / Kom - heDJ )

 


Indeks Berita