Berita Terkini


KENDAL CAMPUS FAIR DISERBU PENGUNJUNG

Senin, 20 Februari 2017 11:18:57

Ratusan siswa dan para mahasiswa, minggu (19/2) meramaikan gelaran Kendal Campus Fair, dilaksanakan di GOR Bahurekso Kendal selama dua hari yaitu Sabtu dan Minggu. Para siswa dengan antusias mengikuti dan melihat-lihat stand yang disiapkan panitia. Ada 29 stand yang mengikuti acara ini. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi Regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Muhammad Indra Prihasta yang juga ketua panitia mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kendal di Yogyakarta (IMKEY) bekerjasama dengan Ikatan Mahasiswa Kendal di Semarang (IMAKENS), bertujuan memberikan informasi kepada para siswa kelas XII SMA/SMK/MA tentang perguruan tinggi yang ada di Semarang dan Yogyakarta. Dari acara tersebut diharapkan para siswa tidak akan salah pilih perguruan tinggi yang menjadi tujuan.

"Para siswa bisa mendapatkan informasi tentang profil perguruan tinggi. Baik mengenai akreditasinya, beasiswa, beaya kuliah, jurusan, maupun hal-hal lain yang terkait dengan keberadaan Perguruan Tinggi", ungkap Indra Prihasta.

Siti Aisyah siswi kelas XII disebuah SMK swasta mengaku bahwa kegiatan Kendal Campus Fair bermanfaat bagi dirinya dan teman-temannya. "Saya dan teman-teman akhirnya tahu tentang beberapa nama Perguruan Tinggi. Tadinya saya tidak tahu, kalau ternyata di Semarang dan Yogyakarta banyak Perguruan Tinggi. Setidaknya sekarang saaya punya gambaran kemana saya akan melanjutkan sekolah setelah lulus nanti".

Di tengah-tengah acara Kendal Campus Fair juga diadakan kegiatan dialog bertema berita "hoak" yang menghadirkan 3 narasumber yaitu para senior yang dianggap sudah berhasil. Yaitu Nurhasan (26) yang kini bekerja di Kemenlu Jakarta dan Fairus (26) mahasiswa pasca sarjana Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Dan Drs. Imam Tajudin MM, dari Diskominfo Kabupaten Kendal.

Pada kesempatan tersebut, Imam Tajudin mengangkat permasalahan  Meredam Fitnah, Kebencian dan Konflik serta peran Diskominfo dalam menangkal berita hoak/bohong. Dikatakan Imam Tajudin, di era teknologi informasi dan komunikasi saat ini, medsos kerap dijadikan propaganda, dan tidak sedikit yang memberikan informasi tidak benar. Untuk itu Imam Tajudin mengingatkan kepada para siswa dan mahasiswa yang hadir pada acara tersebut, untuk bisa memilah-milah berita, mana berita yang benar dan mana berita yang kira-kira tidak benar.

Terhadap kegiatan " Kendal Campus Fair ", Imam Tajudin mengapresiasi dan berharap bisa benar-benar memberi manfaat bagi para siswa untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang Perguruan Tinggi yang menjadi incarannya. (kris/diskominfo)


Indeks Berita