KENDAL - Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan ( POK ) IV Tahun 2016 dan Rapat Koordinasi Pengendalian 2 (Dua) Bulanan Tahun 2017, Selasa (28/2) digelar Pemkab Kendal di Operation Room Setda Kendal. Kegiatan tersebut bertujuan agar pelaksanaan program dan kegiatan di setiap OPD sesuai arah kebijakan pembangunan tahunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Kendal Ir. Bambang Dwiyono, MT Mewakili Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si dalam Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan IV tahun 2016 dan Rapat Pengendalian Dua Bulanan Tahun 2017. Menurut Bupati Mirna, Rapat Koordinasi ini, merupakan salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan kegiatan pembangunan daerah Kabupaten Kendal, dalam manajemen pemerintahan dan pembangunan selama satu tahun berjalan untuk dievaluasi, serta segera dilaksanakan program kegiatan Tahun Anggaran 2017 ini.
Sesuai dengan program yang direncanakan, tahun 2017 ini, Pemkab Kendal sudah memasuki tahun kedua RPJMD dengan arah kebijakan “KendalBerkhidmat”, yang memfokuskan pada pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang prima, serta penataan sumberdaya Aparatur Sipil Negara (ASN) di semua jajaran.
"Program dan kegiatan yang direncanakan, diharapkan bisa segera dilaksanakan sebaik mungkin, dengan prinsip 5 T (Tepat Waktu, Tepat Mutu, Tepat Volume, Tepat Sasaran, dan Tertib Administrasi), serta selalu taat pada peraturan dan perundangan-undangan yang berlaku. Sekarang sudah ada Satgas Saber Pungli baik di tingkat pusat, provinsi dan daerah termasuk di Kabupaten Kendal. Maka,kita semua harus lebih berhati-hatidalam menjalankan tugas yang diamanatkan kepada kita," jelas Bupati Mirna.
Pelaksanaan kegiatan atau pelaksanaan pembangunan, merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari proses perencanaan. Akan tetapi ketika pelaksanaan pembangunan tidak berjalan sesuai dengan harapan masyarakat, banyak faktor yang menjadi penyebab permasalahan. Hal ini bisa saja terjadi karena permasalahan yang tidak ada kaitannya dengan perencanaan, misalnya adanya faktor sumber daya manusia/aparatur pemerintah yang belum siap atau tidak kompeten dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, yang lebih penting menjadi fokus perhatian bersama adalah bagaimana permasalahan-permasalahan yang dihadapi dapat terselesaikan, sehingga pelaksanaan pembangunan bisa berjalan dan cepat terlaksana untuk menuju suatu tujuan yang ingin dicapai.
Bupati Mirna menghendaki semua jajaran organisasi Perangkat daerah mengikuti alur - alur yang telah ditentukan diantaranyakepada seluruh OPD, agar dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di Tahun 2017 ini, harus dapat mengikuti alur perencanaan yang telah ditetapkan, tepat sasaran dan tepat waktu jangan sampai terlambat, serta dapat manfaatkan waktu dengan baik dan lakukan langkah-langkah strategis agar capaian kegiatan di Tahun Anggaran 2017 dapat dilaksanakan.
Semua kegiatan-kegiatan yang menyangkut pelayanan umum dan peningkatan perekonomian masyarakat seperti : pembangunan infrastruktur, pembangunan kesehatan dan pendidikan, agar lebih diprioritaskan dalam pelaksanaanya.
Selain itu kegiatan yang bersumber dari Pusat maupun Provinsi, untuk selalu dikoordinasikan dengan Pusat atau Provinsi agar dananya bisa terserap secara maksimal dan selesai tepat waktu dan tepat sasaran.
Bupati Mirna mengharapkan pada bulan Pebruari 2017 ini semua kegiatan di OPD harus sudah dijalankan atau dikerjakan.Target diawal tahun ini, semua paket pengadaan barang dan jasa pemerintah yang dikerjakan pihak ketiga, agar segera didaftarkan dan diumumkan pada Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan harus segera diproses lelang, bulan Maret sudah mulai dikerjakan. Sehingga tidak terjadi keterlambatan pelaksanaan kegiatan dan tidak terjadi penumpukan kegiatan. "Lakukan koordinasi dan konsultasi serta proaktif dengan berbagai pihak, apablia dijumpai permasalahan dalam pelaksanaan kegiatan," tandas Bupati. ( 03 / Kom - heDJ )