KENDAL - Forum Gabungan organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) Pemkab Kendal menggelar Pra Musrenbang berupa panyampaian usulan dan sinkronisasi guna penyusunan rencana kerja OPD, Kamis (2/3) di Ruang Operation Room Setda Kendal. Kegiatan tersebut dibuka Asisten Pemerintahan Setda Kendal Drs, Agus Sumaryono.
Menurut Agus, maksud digelarnya forum tersebut agar memperoleh masukan kegiatan dari hasil Musrenbang kecamatan, Reses anggota DPRD dan Rancangan Rencana kerja OPD yang bersumber dari penjabaran Renstra OPD. Selain itu, kegiatan tersebut dimaksudkan untuk menselaraskan masukan tersebut dengan berpedoman pada arah kebijakan pembangunan nasional tahun 2018 dan arah kebijakan pembangunan provinsi Jawa tengah tahun 2018.
Forum tersebut diselenggarakan dengan tujuan mensinkronkan usulan kegiatan pembangunan dari dari berbagai kecamatan dan hasil reses anggota DPRD dengan Rancangan Rencana kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah ( Renja OPD ); mengkonfirmasi dan membahas usulan kecamatan dan asil reses anggota legislatif yang dapat / tidak dapat diakomodir dalam Renja OPD dan mengidentifikasi keefektifan berbagai regulasi yang berkaitan dengan fungsi OPD terutama untuk mendukung tersusunnya Renja OPD.
Pelaksanaan Forum Gabungan OPD tersebut dilakukan dengan menggelar diskusi kelompok selama sehari yang dibagi dalam bidang ekonomi, pemerintahan, sosial budaya dan fisik serta pasarana.
Perlu diketahui Forum Gabungan OPD merupakan wadah bersama antar pelaku pembangunan untuk membahas usulan kegiatan pembangunan hasil Musrenbang Kecamatan dengan OPD sebagai upaya mengisi Rencana kerja OPD yang tata cara penyelenggaraannya difasilitasi oleh OPD terkait.
Forum memperhatikan masukan kegiatan dari kecamatan, kinerja pelaksanaan kegiatan OPD tahun berjalan dan renstra OPD. Namun demikian, dalam hal salah satu dokume tersebut belum tersedia, pelaksanaan Forum gabungan OPD tetap dilangsungkan.
Terkait, RKPD Kabupaten Kendal tahun 2018 merupakan tahun ketiga dari pelaksanaan RPJMD Kabupaten Kendal tahun 2016 - 2021. Arah kebijakan yang diambil adalah "Kendal Bermartabat" yang menitikberatkan pada Pembangunan Infrastruktur secara Merata, Sumberdaya Manusia Berkualitas dan Berdaya saing, Pendidikan Berkualitas dan Kesehatan Murah Terjangkau.
Titik berat kebijakan pembangunan tersebut diwujudkan melalui kebijakan yakni melanjutkan peningkatan infrastuktur jalan dan jembatan, jaringan irigasi, ketersediaan air bersih, sanitasi dan penanganan kawasan kumuh. Selain itu juga dengan peningjatan kualitas dan daya saing sumberdaya manusia melalui pengembangan kaulitas pendidikan baik formal, non formal maupun informal dan pellayanan kesehatan yang murah dan terjangkau. ( 03 / Kom - heDJ )