Berita Terkini


AWALI VISI DAN MISI MENJADI KOTA CERDAS, KENDAL APLIKASIKAN SIMANTAP

Rabu, 19 Juli 2017 10:20:53

KENDAL - Kendal menjadi Kabupaten pertama di Indonesia yang Pemkabnya mengadopsi Aplikasi online berbasis web untuk mendukung kinerja penyusunan analisis jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal. Aplikasi tersebut diberi nama “Sistem Informasi Manajemen Analisis Jabatan Terpadu (SIMANTAP)”. Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Analisis Jabatan Terpadu (Simantap) diperkenalkan oleh penggagasnya, Albertus Hendri Setyawan kepada sejumlah pejabat di Kabupaten Kendal, di ruang Sekda Kendal, Selasa (18/7).

Aplikasi tersebut sebagai awal Kabupaten Kendal yang tengah berupaya mensinergikan segala potensi dan sumber daya unggul yang ada menuju Smart City dalam rangka mewujudkan visi untuk menjadi “Permata Pantura” pada tahun 2021. Smart City merupakan konsep kota cerdas yang didukung dengan smart government, smart infrastructures, smart mobility, dan smart services.

Menurut Albertus, Sistem Informasi Manajemen Analisis Jabatan Terpadu (SIMANTAP) merupakan suatu aplikasi yang didesain untuk penyusunan analisis jabatan yang komprehensif dan terintegrasi dimulai dari analisis jabatan, evaluasi jabatan, standar kompetensi manajerial, dan analisis beban kerja. Di samping itu, aplikasi SIMANTAP dapat berfungsi untuk mengelola seluruh database hasil penyusunan analisis jabatan dan dapat diakses oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah untuk kepentingan manajemen kepegawaian.

“Aplikasi ini berbasis website yang diinstal pada server Diskominfo Kendal sehingga bisa diakses secara online, dibuka kapan pun dan di mana pun oleh Tim Analisis Jabatan dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal, dengan cara memasukan data kepegawaian,” jelasnya.

Apabila sesuai rencana, Kendal akan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menerapkan aplikasi Sistem informasi Analisis Jabatan Terpadu.

Hingga kini, SIMANTAP baru pada tahap awal dan dikelola oleh tim secara mandiri, berjumlah 60 orang dan berasal dari berbagai OPD. Sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melibatkan pihak ketiga.

Perlu diketahui, pembuatan aplikasi SIMANTAP dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu :

  1. Tahap I (jangka pendek) adalah pembuatan aplikasi analisis jabatan dan evaluasi jabatan;
  2. Tahap II (jangka menengah) adalah pembuatan aplikasi standar kompetensi manajerial dan target selesai maksimal Desember 2017;
  3. Tahap III (jangka panjang) adalah pengintegrasian aplikasi analisis beban kerja ke dalam aplikasi SIMANTAP dan target selesai maksimal Agustus 2018. ( heDJ / Diskominfo )

 

 


Indeks Berita