KENDAL - Kabupaten Kendal dengan masyarakatnya bersepakat ikut memberikan kontribusi bagi kemjauan dan pembangunan Jawa Tengah. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur usai Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke - 67, Selasa (15/8) di Halaman Gedung A Setda Kendal.
Dikatakannya, melalui pembangunan masyarakat Kabupaten Kendal sektor Usaha Kecil Menengah, perikanan laut, perkebunan dan pertanian, Kabupaten Kendal ikut memberikan sumbangsihnya dalam membangun Jawa Tengah.
Sementara itu Gubernur Jawa Tengah mengharapkan melalui Melalui karya dan aksi nyata, dari waktu ke waktu Jawa Tengah terus bersolek untuk mematut dan merias diri agar makin menarik hati. Dari masa ke masa Jawa Tengah terus berbenah untuk merespon setiap keluh kesah dan menyelesaikan persoalan yang susah.
Infrastruktur di Jawa Tengah dari waktu ke waktu makin memadai. Pun pelayanan publik sudah menjadi tradisi yang baik pula. Kata orang, ada keramahan birokrasi yang luar biasa di Jawa Tengah dalam pelayanan publiknya. Atas penghargaan pusat dan masyarakat pada kinerja birokrasi di Jawa Tengah, menjadi kebanggaan dan sekaligus tantangan untuk bisa berkinerja pelayanan yang makin baik kedepannya.
Menurut Gubernur Ganjar, Jateng masih banyak punya PR yang harus diselesaikan dengan tuntas. Masih banyak persoalan yang harus diuraikan dan carikan solusi secara cerdas. Kemiskinan, menjadi salah satu persoalan besar untuk dapat disegerakan penyelesaiannya. Termasuk sektor pendidikan, kesehatan dan sektor-sektor lain yang masih memerlukan perbaikan disana-sini. Belum lagi makin maraknya peredaran narkoba, yang nyata-nyata merusak mental dan masa depan anak-anak sebagai genrasi penerus.
"Kita harus optimis. Kita tidak boleh surut dan pantang mundur menghadapi persoalan-persoalan tersebut. Semangat juang pantang menyerah harus terus dikobarkan. Saya yakin dengan dilandasi nawaituyang tulus ikhlas, serta jiwa dan semangat kegotong royongan, maka kita mampu menuntaskan setiap persoalan dengan sebaik-baiknya," tutur Ganjar.
Ganjar juga meminta semua warga Jawa Tengah untuk cinta dan bangga kepada Jawa Tengah. "Inilah Jawa Tengah rumah besar kita yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Inilah ladang pengabdian yang harus kita kelola untuk kemakmuran bersama. Sebagai warga Jawa Tengah, siapapun kita dan dimanapun berbeda harus dapat ikut olah lan obahuntuk membangun rumah besar kita ini," katanya.
Selain itu Gubernur memanggil para diaspora Jawa Tengah untuk berkontribusi bagi kampung halamannya. "ayo bergandeng tangan untuk Jawa Tengah. Tatkala semua nyengkuyung, Insya Allah asa dan cita untuk kehidupan masyarakat aman, adil dan sejahtera dapat terwujud dengan baik," ajaknya. ( heDJ / Diskominfo )