Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi bersama Forkopimda, para pejabat, tokoh masyarakat, ulama dan masyarakat melakukan doa bersama menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 H pada Rabu malam (20/09) di Alun-alun Kendal. Tampak hadir Forkopimda, Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Sekda Kendal Ir Bambang Dwiyono MT, para Asisten Sekda, Kepala OPD, Kabag Setda, Camat, dan pejabat di lingkungan Pemkab Kendal. Sedangkan dari ulama tampak Ketua FKUB yang juga Ketua BAZNAS Kabupaten Kendal KH Moch Ubaidi SPdI dan Ketua IPHI Kabupaten Kendal KH Drs Ali Tjasman.
Doa bersama dipimpin Ketua Takmir Masjid Agung Kendal KH Makmun Amin yang didahului dengan ucapan selamat tahun baru, pesan, dan harapan.
KH Makmun berharap, acara syukuran atau tirakatan malam 1 Syuro dengan doa bersama merupakan tradisi memasuki tahun baru Islam. “Memasuki tahun baru, berarti umur bertambah dan amal ibadahnya juga harus tambah baik. Sebaik-baik manusia adalah yang bertambah umurnya, bertambah baik pula amal perbuatannya,”pesannya.
Dikatakan, tradisi tirakatan atau selamatan seperti yang dilakukan di kampung-kampung, perlu juga dihidupkan oleh pemerintah. Tujuannya untuk mengenang detik-detik keprihatinan untuk menuju ke masa yang cerah. Mengenang kembali hasil perjuangan para leluhur, sehingga masa cerah bisa diraih. “Sebagai tanda syukur kita memperingati tahun baru Hijriyah, sekaligus juga mendoakan para leluhur, termasuk para bupati pendahulu. Semoga kita diberi panjang umur, kesehatan, kesejahteraan, dijauhkan dari musibah dan bala, seperti kekeringan dan longsor,”harapnya.
Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi dalam sambutannya mengatakan, memperingati tasyakuran tahun baru Islam ini bertujuan untuk meningkatkan takwa dengan tulus ikhlas. Memaknai bulan Muharram adalah sebagai bulan perdamaian dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Awal untuk introspeksi atas kesalahan-kesalahan yang lalu, agar ke depan semakin lebih baik. Bupati Mirna juga mengajak untuk bersama-sama membangun kendal dan menyamakan visi untuk memajukan kendal. Pada intinya, Pemkab dan DPRD Kendal sama-sama ingin menyukseskan apa yang dikehendaki masyarakat. “Bagi Pemkab Kendal, moment ini adalah awal untuk melakukan tradisi selamatan tahun baru Islam, yang tiap tahun bisa lebih baik. Semoga Allah senantiasa memberi kemakmuran dan kita dijauhkan dari bencana dan fitnah,” harapnya.
Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng dan selamatan makan bersama secara sederhana sehingga menambah keakraban antara pejabat dan rakyat. (Fatkhur).