Semanis Kita Bersatu Jadikan Kendal Beribadat, Permata Pantura

BERITA TERBARU

Selasa, 10 Oktober 2017 17:41:38

POLITEKNIK FURNITURE KENDAL SEGERA DIBANGUN


Pemancangan tiang pancang pembangunan Politeknik Furniture berlantai empat dilakukan pada Selasa siang (10/10/2017) di Kawasan Industri Kendal. Pemancangan didahului dengan penekanan tombol sirene secara bersama oleh Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi, Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munanadar, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Muhammad Arif Sambodo, Direktur Kawasan Industri Kendal Hyanto Wihadi, Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Jawa Tengah Soenoto, Kepala Pusdiklat Kementerian Perindustrian Moedjiyono, dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Industri Jawa Tengah Bernardus Arwin.

Kepala Pusdiklat Kementerian Perindustrian Mudjiyono menyampaikan, pembangunan politeknik di kawasan industri bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing di bidang investasi, serta menjadi pusat inovasi dan penelitian. “Salah satu syarat pendiriannya harus ada komitmen bersama perusahaan industri furniture  yang dituangkan dalam kesepakatan bersama dan ada dukungan pemerintah daerah. Politeknik yang sudah di setujui Menristekdikti hingga saat ini ada 8 antara lain di Solo, Morowali, Bantaeng, Banten, Riau dan Kendal. Politeknik ini memiliki peran sebagai pusat penyiapan penyedia tenaga kerja terampil, sebagai pusat inovasi dan riset, dan sebagai pelayanan kepada pihak industri, ” katanya.

 “Fasilitas yang akan dibangun meliputi ruang kelas dan beberapa workshop. Jurusannya terdiri dari teknik produksi furniture, desain furnuture, manajemen dan bisnis furniture, dan tak menutup akan dibuka jurusan baru yang disesuaikan dengan perkembangan. Sistem pendidikan melalui beasiswa ikatan  kerja tanpa biaya sampai penempatan kerja,” tambahnya.

Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Jawa Tengah Soenoto optimis Kendal akan mampu menjadi pionir, karena itu semua yang sudah ada di Kendal harus disyukuri karena akan diberi tambahan limpahan nikmat oleh Tuhan. “Dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini akan bikin jebol dua pintu yaitu sumber daya alam dan dibanjiri produk impor, karena itu kita harus ambil benefitnya seperti Vietnam yang mampu meningkatkan ekspornya jauh melebihi importnya,” ujarnya bersemangat.

Bupati Kendal, dr Mirna Annisa menyampaikan perasaan syukurnya. “Lagi-lagi Kendal dapat berkah dengan kehadiran para pejabat pada acara ini. Saya berharap Kawasan Industri Kendal dapat diampu oleh anak-anak lokal Kendal. Furniture kini jadi tolok ukur karena dari bangun tidur sampai tidur lagi tak lepas dari furniture,” harapnya.

Gubernur Jawa Tengah melalui Kepala Dinas Perindustrian Jawa Tengah menyampaikan, “Kawasan Industri Kendal sangat stratetis karena itu banyak yang tertarik terlebih ada pendidikan vokasi sehingga mampu menjawab kekhawatiran investor terhadap kualitas produk furniture. Jawa Tengah siap mendukung kebijakan pusat untuk memperkuat Kawasan Industri Kendal melalui penyediaan tenaga kerja terampil dan menciptakan situasi yang kondusif.”

Sekretaris Jenderal Kementerian Perindustrian Haris Munandar mengatakan, Kawasan Industri Kendal menjadi prioritas sesuai komitmen Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada saat peresmian lalu. Kemudian pada  7 September lalu juga ada kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Singapura untuk pengembangan kawasan industri yang serupa dengan Kawasan Industri Kendal dan penyediaan tenaga kerja terampil.

“Kebijakan Menteri Perindustrian terkait Politeknik Furniture ini dimaksudkan untuk mendukung investasi dengan ketersediaan tenaga kerja lokal dan pendidikan vokasi yang link and match dengan industri. Saat ini telah dilakukan kerjasama dengan Pemerintah Swiss terkait peningkatan kapabilitas SDM yang kompeten dan siap kerja. Politeknik Furniture Kendal diharapkan akan menjadi pusat inovasi, mampu mendorong  peningkatan daya saing investasi dan peningkatan pertumbuhan ekonomi. Moga pembangunannya berjalan lancar tepat waktu, mari kita awasi bersama agar tahun depan dapat dioperasionalkan,” harapnya.

Sebelum penekanan tombol sirene dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kepala Pusdiklat Kementerian Perindustrian dengan 10 perusahaan furniture nasional. (Fatkhur).

BERITA LAINNYA

 
Selasa, 18 September 2018 14:15:37
WABUP MASRUR : KEMAUAN, KOMITMEN DAN KERJA NYATA UNTUK KURANGI KEMISKINAN

KENDAL - Kemiskinan merupakan masalah yang harus ditanggulangi dan menjadi masalah yang sumpang siur terkait data yang belum tersinkron dengan baik. Data dan pemetaan kemiskinan mesti dioptimalkan dengan baik. Oleh karena itu...

Selengkapnya
 
Senin, 17 September 2018 15:47:52
Pemukulan Gong dan Penyalaan Kembang Api Menandai Pembukaan Kendal Expo

Pemukulan Gong sebanyak 3 kali sebagai tanda dimulainya Kendal Expo 2018. Langit di atas Stadion Utama Kebondalem Kendal, Sabtu malam itu, (15/9), sesaat kemudian, menyala penuh dengan aneka warna cahaya yang terburai. Sesi...

Selengkapnya
 
Senin, 17 September 2018 06:41:12
PG.Tjepiring Mulai Produksi Gula, Tradisi Wiwitan Dihidupkan Kembali

Kendal ~ Setelah berhenti produksi beberapa tahun, kini PG. Tjepiring sekarang PT. IGN Cepiring Kendal menghidupkan kembali tradisi Wiwitan untuk mengawali proses produksi giling tebu.

Selengkapnya
 
Minggu, 16 September 2018 21:57:32
Bupati Mirna Annisa Berharap Tiap DEsa Ada Tempat Layanan Simpanan Bank

Kendal ~ Bupati Kendal dr Mirna Annisa berharap agar di setiap desa ada tempat pelayanan jasa simpanan dari Bank BRI. Hal itu akan lebih memudahkan masyarakat karena lebih dekat dengan domisili atau tempat tinggalnya.

Selengkapnya
INDEKS BERITA