Semanis Kita Bersatu Jadikan Kendal Beribadat, Permata Pantura

BERITA TERBARU

Kamis, 09 November 2017 11:19:36

GELAR SEMINAR NASIONAL KH AHMAD RIFAI, PAHLAWAN NASIONAL DARI KENDAL


KENDAL - Kabupaten Kendal selain menyimpan potensi kekayaan alam besar ternyata melahirkan sejumlah tokoh kemerdekaan khususnya dari kalangan ulama. Salah satunya adalah KH. Ahmah Rifa'i ulama pejuang yang gigih melawan Belanda saat Indonesia masih dalam masa penjajahan. Pemkab Kendal menggelar seminar nasional, Kamis (9/11), tentang KH Ahmad Rifa'i dan sejarah perjuangannya. di pendopo Pemkab yang diikuti 1500 orang sebagian besar dari jamaah Rifaiyah.

Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur dalam sambutannya mewakili Pemkab Kendal mengharapkan supaya perjuangan KH Admad Rifai menjadi teladan agar masyarakat Kabupaten Kendal juga memiliki semangat perjuangan dan kegigihan yang sama untuk memajukan Kabupaten Kendal dalam berbagai bidang sehingga turut memajukan bangsa Indonesia pula.

Dikatakan Wabub, di bumi Kendal ini, seorang yang gigih dalam melawan penjajahan Belanda, yaitu bernama KH. Ahmad Rifa’i dilahirkan di Desa Tempuran Kaliwungu Kabupaten Kendal. Namun perlawanannya itu dilakukan melalui proses pembinaan kepada masyarakat, yaitu dengan menanamkan keyakinan keagamaan melalui tablig keliling di daerah-daerah Kendal. Dalam dakwahnya dia tidak hanya menyampaikan masalah-masalah agama, tapi juga sosial kemasyarakatan.

Ternyata sikap dan semangat yang diajarkan Kyai Rifa'i itu benar-benar meresap di hati masyarakat. Karena ajarannya mengancam eksistensi Belanda, akhirnya Kyai Rifa'i diasingkan ke Ambon. Setelah itu, beliau dipindahkan ke tahanan Kampung Jawa di Tondano Kabupaten Minahasa, Manado, Sulawesi Utara sampai wafat dan dimakamkan di sana.

Atas jasa-jasa dan pengorbannya tersebut, pada Tahun 2004 Pemerintah menganugerahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada KH. Ahmad Rifa'i dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kendal khususnya Bapk-Ibu semua, untuk terus berjuang,bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlawan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlawan bagi daerah dan negeri ini," terang Masrur.

Selanjutnya, oarang nomor dua di Kabupaten Kendal tersebut mengharapkan seluruh masyarakat Kendal untuk bergandengan tangan, bersatu padu, untuk selalu guyub dan rukun, serta menciptakan Kendal yang aman, damai dan kondusif. "Jangan mudah terpancing berbagai isu dan hasutan yang tidak bertanggung jawab (saling memfitnah), mengadu domba, yang mengarah pada perpecahan bersama. Berhati-hatilah dan selalu bijak dalam penggunaan media sosial, serta jangan mudah terprovokasi yang terjadi di media sosial, " pungkasnya.

Sementara itu, Prof. Dr. Abdul Jamil, MA dosen UIN Walisongo Semarang, sebagai narasumber utama di seminar nasional dalam rangka hari pahlawan tersebut menjelaskan, Dalam konteks kewilayahan hadirnya Kiai Rifa'i adalah aset Kabupaten Kendal yang mendapat pengakuan sebagai Pahlawan Nasional tahun 2004 karena jasanya sebagai pemikir dan penulis Islam yang dikenal pernyataan anti Belandanya. ( heDJ / Kominfo )

 

 

 

 

 

BERITA LAINNYA

 
Selasa, 18 September 2018 14:15:37
WABUP MASRUR : KEMAUAN, KOMITMEN DAN KERJA NYATA UNTUK KURANGI KEMISKINAN

KENDAL - Kemiskinan merupakan masalah yang harus ditanggulangi dan menjadi masalah yang sumpang siur terkait data yang belum tersinkron dengan baik. Data dan pemetaan kemiskinan mesti dioptimalkan dengan baik. Oleh karena itu...

Selengkapnya
 
Senin, 17 September 2018 15:47:52
Pemukulan Gong dan Penyalaan Kembang Api Menandai Pembukaan Kendal Expo

Pemukulan Gong sebanyak 3 kali sebagai tanda dimulainya Kendal Expo 2018. Langit di atas Stadion Utama Kebondalem Kendal, Sabtu malam itu, (15/9), sesaat kemudian, menyala penuh dengan aneka warna cahaya yang terburai. Sesi...

Selengkapnya
 
Senin, 17 September 2018 06:41:12
PG.Tjepiring Mulai Produksi Gula, Tradisi Wiwitan Dihidupkan Kembali

Kendal ~ Setelah berhenti produksi beberapa tahun, kini PG. Tjepiring sekarang PT. IGN Cepiring Kendal menghidupkan kembali tradisi Wiwitan untuk mengawali proses produksi giling tebu.

Selengkapnya
 
Minggu, 16 September 2018 21:57:32
Bupati Mirna Annisa Berharap Tiap DEsa Ada Tempat Layanan Simpanan Bank

Kendal ~ Bupati Kendal dr Mirna Annisa berharap agar di setiap desa ada tempat pelayanan jasa simpanan dari Bank BRI. Hal itu akan lebih memudahkan masyarakat karena lebih dekat dengan domisili atau tempat tinggalnya.

Selengkapnya
INDEKS BERITA