Berita Terkini


SELURUH PUSKESMAS DI KENDAL BAKAL JADI BLUD

Selasa, 05 Desember 2017 20:14:52

KENDAL - Seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat ( Puskesmas ), nantinya  akan dibentuk menjadi BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah ) yakni Organisasi Perangkat Daerah ( OPD ) atau Unit Kerja pada OPD di lingkungan pemerintah daerah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan, dan dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktivitas.

Dengan demikian BLUD merupakan lembaga di pemerintah daerah yang memberikan pelayanan kepada masyarakat jenis Quasi Public Goods yaitu perangkat daerah yang dalam operasionalnya sebagian dari APBD dan sebagian lagi dari hasil jasa layanan yang diberikan, sifatnya tidak semata-mata mencari keuntungan (not for profit).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris daerah Kabupaten Kendal Moh. Toha, ST, M.Si dalam sambutannya pada kegiatan Rapat Pemantapan Persiapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas se-Kabupaten Kendal, Selasa (5/12) di Ruang Merak Objek Wisata Tirto Arum Kendal.

Terkait dengan Puskesmas yang merupakan salah satu unit kerja pada OPD Pemerintah Daerah Kabupaten Kendal, sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan kesehatan. Puskesmas perlu mendapatkan perhatian khusus terutama berkaitan dengan mutu pelayanan kesehatan. Untuk itu, kepada Para Kepala Puskesmas, para tenaga medis yang meliputi : tenaga dokter, bidan, dan perawat/petugas kesehatan di puskesmas, untuk dapat memberikan pelayanan yang baik, ramah, cepat, tepat dan memuaskan bagi masyarakat, dengan didukung ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam upaya mendukung program-program yang saat ini dirasakan kurang optimal, maka perlu dilakukan penetapan area prioritas yang dapat memberikan dampak yang signifikan dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat tanpa meninggalkan program diluar area prioritas, yaitu dibutuhkan sistem yang mudah dan cepat termasuk pemberian kewenangan Fleksibilitas dalam pengelolaankeuangan di puskesmas sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 61 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD), Pemerintah telah membuka koridor bagi institusi pelayanan publik seperti puskesmas untuk dikelola secara profesional.

Maka, pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang nanti akan diterapkan di semua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) diwilayah Kabupaten Kendal. Untuk itu, setiap puskesmas harus mengetahui ketentuan-ketentuan untuk menuju BLUD, termasuk ada 18 fleksibilitas BLUD bertahap yang harus diperhatikan, diantaranya : penetapan tarif layanan, perencanaan dan penganggaran, pengelolaan pendapatan dan belanja, pengelolaan piutang, membentuk dewan pengawas, dan lain-lainnya.

Saya ingatkan BLUD bukanlah BUMD yang mengedepankan keuntungan perusahaan (profit oriented) semata, karena akuntabilitas pengelolaan keuangan BLUD masih di dalam entitas pemerintah daerah. BLUD tidak sekedar sebagai format baru dalam pengelolaan APBN/APBD, tetapi diharapkan menjadi pembaharuan manajemen keuangan sektor publik, demi meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

Dengan adanya pola pengelolaan keuangan BLUD di Puskesmas, akan lebih mudah dan leluasa dalam pelayanan seperti pengadaan obat dan lain-lain, tidak harus menunggu droping dari Dinas kesehatan, namun bisa melakukan pengadaan dan mengelola sendiri. Kemudian pada awal tahun pun bisa belanja, sehingga tidak terhenti pelayanannya.  Sehingga puskesmas bisa lebih kreatif dalam memajukan kualitas pelayanan kesehatan.

Kegiatan rapat tersebut diikuti segenap perwakilan Puskesmas di 20 kecamatan di kabupaten Kendal dan jajaran Dinas Kesehatan Pemkab Kendal. Kegiatan berbentuk ceramah dan diskusi dengan menghadirkan pembicara dr. Bambang Haryono, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta.  ( heDJ / Kominfo )

 


Indeks Berita