KENDAL - Hari AIDS sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember diperingati untuk menumbuhkan kesadaran terhadap wabah AIDS di seluruh dunia yang disebabkan oleh penyebaran virus HIV.
Konsep ini digagas pada Pertemuan Menteri Kesehatan Sedunia mengenai Program-program untuk Pencegahan AIDS pada tahun 1988. Sejak saat itu, Hari AIDS Sedunia diperingati oleh pihak Pemerintah, Organisasi Internasional dan Yayasan Amal di seluruh dunia.
Di Kabupaten Kendal sendiri, peringatan hari AIDS sedunia diperingati dengan berbagai kegiatan-kegiatan yang positif. KPA (Komisi Penanggulangan AIDS) KENDAL mengadakan Senam Bersama, Jumat (8/12), di Alun - Alun Kota Kendal.
Sementara itu, Wakil Bupati Kendal Drs. Masrur Masykur yang menyampaikan sambutan Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si, mengatakan, rangkaian kegiatan yang positif ini memberikan pemahaman dan edukasi kepada remaja generasi penerus bangsa tentang bahaya HIV/AIDS.
"Melalui kegiatan ini mereka bisa mengetahui hal-hal yang perlu dihindari dalam pergaulan mereka dengan teman-temannya. Pergaulan bebas adalah gerbang utama kehancuran masa depan mereka. Oleh karena itu, peran dari orang tua, sekolah dan lingkungan sangat dibutuhkan untuk bersama-sama menghindari bahaya tadi,” jelasnya.
Wabup merasa prihatin, dari tahun ke tahun jumlah penderita HIV / AIDS di Kabupaten Kendal terus meningkat. Penyebaran penyakit tersebut sudah sangat mengkawatirkan dan sangat memprihatinkan. Berdasarkan data tercatat pada tahun 2017 sampai bulan Oktober ini terdapat 115 kasus yang terdiri dari 64 kasus HIV dan 51 kasus AIDS serta sebanyak 32 telah meninggal dunia.
Selanjutnya, Masrur mengajak semua pihak di Kabupaten Kendal untuk sengkuyung bersama menaggulangi dan mencegah supaya virus HIV / AIDS tidak kian menyebar dan menular kemana - mana. "Mari kita gencarkan kampanye hidup "aman dan benar" diantaranya selalu setia pada pasangan hidup dengan menghindari hubungan sexberganti - ganti pasangan dan menghindari pemakaian jarum suntik secara bergantian / bekas / tidak steril ( narkoba). Jauhi virusnya jangan penderitanya," ajaknya. (heDJ / Kominfo 2017 )