Kendal ~ Masyarakat sekarang sudah cerdas dan mampu berkomunikasi dengan baik. Penilaian itu diungkapkan oleh Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si saat melakukan dialog dengan masyarakat usai melaksanakan sholat Subuh bersama para jamaah Masjid Baitul Karim, Jumat (4/5), di desa Karangmulo Pegandon.
Berkomunikasi dengan cara berdialog ternyata lebih menarik. Terbukti jumlah masyarakat peserta dialog lebih banyak dibandingkan dengan komunikasi bentuk demo di lapangan. Berbagai permasalahan di masyarakat bisa dibicarakan bersama-sama dengan saling memahami untuk mencari solusi.
Pada dialog yang dipandu oleh camat Pengandon, Sumartoyo tersebut, disampaikan beberapa masukan oleh Tokoh masyarakat setempat, antara lain oleh Mahali dan Maftukhin serta tokoh pemuda. Dari masalah pengembangan fungsi masjid, kesejahteraan guru MDA, penanaman pohon di area umum, pembangunan jalan beton, pemanfaatan areal tanah negara , sengketa lahan hingga sarana kegiatan untuk pemuda.
Bupati menjelaskan banyak hal. Termasuk jalan di desa Karangmulyo yang sebagian saat ini sudah dibeton. Pembangunan infrastruktur jalan di Kendal akan dilanjutkan hingga tahun depan. Diharapkan pembangunan jalan-jalan di Kendal akan lebih merata. Oleh karena itu, bupati mengimbau agar semua masukan dan usulan masyarakat hendaknya disampaikan secara tertulis melalui kantor kecamatan.
Usai dialog, Bupati meresmikan Masjid Baitul Karin desa Karangmulyo Pegandon. Peresmian masjid yang cukup megah tersebut ditandai dengan penenda-tanganan prasasti. Turut hadir mendampingi, Wakil Bupati Masrur Masykur, Sekda Kendal Moh Thoha ST, M.Si para pimpinan OPD kabupaten Kendal, jajaran forkopimcam Pegandon .
Pada kesempatan itu, Bupati mengimbau masyarakat agar kompak dalam menjaga persatuan, merawat kesehatan dan meningkatkan keimanan guna mencapai kemajuan bersama. Usai peresmian masjid, dilanjutkan dengan pelayanan cek kesehatan untuk masyarakat secara gratis oleh tim kesehatan. Kominfo.