Berita Terkini


BUPATI KENDAL DAN BAZANAS PUSAT SALURKAN BANTUAN DI DAERAH TERISOLIR

Jumat, 04 Mei 2018 11:36:19

Kendal ~ . Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Pendidikan Nasional (2/5), Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si bersama Badan Amil Zakat Nasional (Bazanas) Pusat menuju desa Bringinsari kecamatan Sukorejo menyalurkan bantuan di daerah terisolir.

Didahului dengan apel pendidikan dan training guru oleh Bazanas Pusat. Kegiatan ini merupakan komitmen Baznas untuk turut mengentaskan kemiskinan bidang pendidikan. Kegiatan ini di pusatkan di Desa Bringinsari Kec Sukorejo Kab Kendal karena di desa tersebut menjadi wilayah binaan Bazanas” tutur Budi setiawan Kepala Bagian Sosial Divisi Penyaluran Bazanas Pusat.

Lebih lanjut Budi Setiawan menambahkan bahwa Desa Bringinsari merupakan wilayah program Zakat Community Development atau ZCD. ZCD merupakan program pemberdayaan yang bersifat integral dan menyeluruh. “Ada pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah dan lingkungan hidup” jelas Budi Setiawan. “Kita melihat daerah Bringinsari perlu mendapat perhatian khusus melalui dana zakat, karena wilayah terisolir” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, juga dihadiri oleh Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi. Dalam kesempatan tersebut sebagai komitmen bersama antara Bazanas dengan Pemerintah Kabupaten Kendal juga diberikan bantuan penyaluran Program Pendidikan dari Bazanas Pusat.Kita melihat permasalahan pendidikan di desa tersebut sangat kompleks dan membutuhkan intervensi. Masalah putus sekolah dan sulitnya akses pendidikan, menjadikan anak-anak enggan meneruskan sekolah ke jenjang lebih tinggi. “Ada beberapa kegiatan zakat BAznas di Bringinsari.

Dari total dana program ZCD 2,6 Miliar Rp 269.200.000 diantaranya adalah program Pendidikan”terang Budi Setiawan. Selain dari dana ZCD, Bazanas Pusat juga mengucurkan dana Rp 145.030..000 untuk program Pendidikan diluar program ZCD. “Jadi ada sekitar Rp 414.230.000 yang dikucurkan Bazanas Pusat untuk program pendidikan di Bringinsari” jelas Budi Setiawan. Kegiatan tersebut dikucurkan untuk pengembangan pendidikan di MI Al Islam dan MTs NU 28 Bringinsari. Beberapa program yang dilaksanakan di dua sekolah itu antara lain pembangunan RKB, Pembangunan LAB Komputer, beasiswa dan training guru. “semua bantuan ini berasal dari zakat dan merupakan stimulus agar pemerintah lebih memperhatikan permasalahan pendidikan seperti di bringinsari ini” jelas Budi Setiawan

Dalam kesempatan tersebut Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Baznas dan para muzakki telah ikut berperan serta memajukan pendidikan di Kabupaten Kendal. Selain itu, beliau menyoroti buruknya akses jalan menuju lokasi desa Bringinsari. Itu menjadi salah satu penyebab desa tersebut terisolasi. Beliau memerintahkan melalui SKPD terkait untuk memperhatikan kondisi jalan tersebut.

Dalam kesempatan itu juga Bupati Kendal dr Mirna Annisa MSi berkenan melakukan peletakan batu pertama pembangunan MI AL Islam Bringinsari dan penyaluran bantuan Pendidikan Baznas untuk MI Al Islam dan MTs NU 28 Bringinsari. Selain itu bersama Baznas Kabupaten Kendal, juga disalurkan bantuan tali asih untuk tokoh dan pejuang pendidikan di Desa Bringinsari. Para tokoh ini adalah orang yang telah babat alas agar bisa berdiri sekolah di wilayah tersebut.

Selain memberi bantuan fisik dan infrastruktur pendidikan, Baznas juga memberikan pelatihan guru. Kegiatan ini diisi oleh Dra Yeti Widiawati Suryani, Psikolog. Seorang Psikolog dan dosen Universitas Nahdhotul Ulama Indonesia. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan tentang pentingnya dan cara berkomunikasi dengan anak didik. “karena dengan komunikasi yang baik akan mudah menyelami potensi dan permasalahan anak didik’tutur Yeti. Ada beberapa tahapan dan cara berkomunikasi yang baik.

Tahap pertama adalah pacieng atau menyelaraskan dan menyetarakan dengan anak. Jangan sampai kita berbicara dengan anak sambil berdiri sementara anak menengadahkan kepalanya. “kita hars berfikir dengan cara anak dan memahami dunia anak “ jelas Yeti. Dilanjutkan dengan bersedia mendengar. Karena dengan mendengarkan, maka akan mudah membuka komunikasi dengan anak. Dilanjutkan dengan tahap banyak bertanya. Selain itu dalam komunikasi dengan anak gunakan intonasi dan pilihan kata yang tepat. Pilihan kata yang kita gunakan merupakan cerminan emosi kita. Dan terakhir lihat waktu yang pas ketika kita berkomunikasi denngan anak didik. Kom


Indeks Berita