Kendal ~ Bupati Kendal, dr.Mirna Annisa, M.Si untuk kali kedua kembali menemui puluhan warga terdampak pembangunan jalan Tol, Senin (7/5) di halaman gedung DPRD Kendal. Permasalahan ganti rugi lahan yang mereka tuntut sejak mendirikan tenda selama 11 hari pada tanggal 27 April lalu, belum juga membuahkan hasil.
Bupati berupaya memediasi dan mengajak komunikasi dengan mengedepankan saling pengertian, namun mereka keukeuh tetap pada tuntutannya. Bahkan berbagai fihak termasuk Ketua DPRD Kendal juga turun tangan turut membantu hingga ke DPR RI Jakarta, namun masalah mereka belum menemukan jalan keluar.
Oleh karena itu, dialog lebih intens dilanjutkan ke ruang transit DPRD Kendal dengan dihadiri para fihak. Selain bupati, hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua DPRD Kendal, Kepala BPN cabang Kendal, perwakilan dari Polres dan Kodim dan perwakilan para warga terdampak Tol dan lain-lain.
Pembahasan masalah ganti rugi tanah dampak jalan Tol belum juga mencapai kesepakatan. Oleh karena itu, disepakati untuk masalah tersebut diselesaikan melalui proses di DPR RI dan Ombutsmen RI. Warga pun membongkar tenda dan meninggalkan halaman gedung DPR KendaI dengan diantar 2 bus yang disiapkan oleh Pemkab Kendal menuju keluarga masing-masing.
Sambil menunggu perkembangan selanjutnya, mereka berencana mendirikan posko di salah satu rumah warga di desa Kertomulyo Brangsong. Kominfo.