Kendal ~ Bupati Kendal dr. Mirna Annisa, M.Si, (28/5), di Ruang Paringgitan Pemkab Kendal menemui puluhan pengurus ormas Lindu Aji Kabupaten Kendal. Kedatangan organisasi masyarakat itu sebagai bentuk protes atas pencopotan iklan reklame greeting di bulan Ramadhan yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Kendal baru-baru ini. Di depan Bupati Mirna, Ketua Lindu Aji Kendal, Agus Purwanto mempertanyakan alasan pencopotan reklame miliknya, sedangkan milik ormas lain tidak dilakukan pencopotan.
Menanggapi aksi tersebut, Bupati Mirna Annisa yang didampingi Kepala Bakeuda Kendal dan Kepala Satpol PP-Damkar Kab. Kendal menjelaskan, penyelenggaraan iklan reklame di kabupaten Kendal telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 11 tahun 2015. Pemasangan reklame di wilayah kabupaten Kendal harus mengikuti aturan perijinan dan ketentuan pajak reklame sebagaimana diatur dalam Perda. Maka, untuk menjaga ketertiban, Pemkab Kendal membentuk tim yang dikoordinasikan oleh Bakeuda Kab. Kendal. Hal tersebut ditempuh agar sesuai dengan arahan BPKP, menghindari ketidak-tertiban, termasuk pajak reklame.
Kepada ormas tersebut, bupati Mirna Annisa mengajak untuk memasang reklame dengan tertib sesuai aturan. Jika belum tahu agar mengklarifikasi ke dinas terkait dan jangan berprasangka dulu. Dikatakan, pemasangan reklame harus berijin dan dipasang di posisi tempat-tempat yang ditentukan. Oleh karena itu, berkoordinasi dan tanyakanlah ke dinas, titik posisi mana yang boleh dan tidaknya reklame dipasang. Ormas perlu minta informasi yang jelas ke dinas yang bersangkutan sehingga tidak miss komunikasi.
Lebih jauh bupati berharap, organisasi kemasyarakatan khususnya Lindu Aji agar turut mengawal pelaksanaan Perda tentang penyelenggaraan reklame. Peran serta dan keterlibatan masyarakat yang aktif dibutuhkan dalam mengawasi kegiatan penyelenggaraan reklame di kabupaten Kendal. Terhadap penjelasan bupati tersebut, mereka sepakat untuk menerima dan turut membantu dinas yang bersangkutan dalam menertibkan penyelenggaraan reklame. Klarifikasi bupati diteruskan dengan bertemu para anggota ormas yang masih menunggu di alun-alun dan diakhiri dengan foto bersama. e-Kominfo.