Berita Terkini


KEMAUAN KUAT DAN MAU KERJA, PERCEPAT TERWUJUDNYA KENDAL SMART CITY

Selasa, 17 Juli 2018 16:40:11

KENDAL - Adanya kemauan yang kuat dan niat untuk bekerja keras menjadi modal utama untuk mempercepat terwujudnya Kabupaten Kendal sebagai salah satu dari 100 kabupaten dan kota yang berkeinginan terbentuknya kota cerdas di masing - masing wilayah.

Profesor Ganapati sebagai penasehat untuk kemajuan Kabupaten Kendal terutama dalam hal mempercepat kemajuan, mengatakan demikian dalam kegiatan Rapat Koordinasi Dewan Riset Daerah yang mengsusung topik percepatan Kendal menjadi smart city, Selasa (17/8/2018) di Ruang Merak, Pondok Wisata Tirto Arum Baru.

"Smart city tidaklah sesulit yang dikira untuk diwujudkan, asal ada kemauan kuat dan tekat dan niat untuk mau melaksanakan, dalam waktu dekat bakal terwujud. Jaringan internet sudah tersedia dimana - mana, tinggal menggandeng PT Telkom dan penyedia internet lain. Gadget sudah menjadi barang yang sudah pasti dimiliki sebagian besar warga. Sehingga Pemkab Kendal beserta seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerahnya ( OPD ) tinggal mengkoordinasikan serta mengintegrasikan saja semua resources dan SDM yang tersedia," beber Ganapati.

Dikatakannya, daerah baik kabupaten / kota disebut smart atau cerdas bila pemerintah dan rakyatnya sudah cerdas dengan beberapa indikator nyata seperti diantaranya kemudahan mengakses informasi bagi semua kalangan, kapanpun dan dimanapun; semua anak usia sekolah bisa bersekolah; mampu mengenyam bangku kuliah dan bahan pelajaran diperoleh dengan mudah secara on line.

Sementara, dari sisi pemerintah daerah, sebuah wilayah kota / kabupaten bisa dikatakan smart jika antara lain kepala daerah mampu mengetahui kondisi daerahnya dan rakyatnya secara riil hanya dengan satu tombol; mampu mensimulasikan kebijakan dengan mudah; kepala daerah dapat mensimulasikan jika kebijakan dilaksanakan mampu meningkatkan PAD dan semua pelayanan dan perijinan dapat diproses hanya dalam waktu cepat yang tadinya sampai berhari - hari bahkan berminggu - minggu.

Sementara Ketua Dewan Riset Daerah Kabupaten Kendal Koendarto, SP, M.Si yang juga dosen salah satu PTN terkemuka di DIY, mengatakan, nantinya sebagai smart city, Kabupaten Kendal tidak akan terlepas dari faktor - faktor pendukung keberadaan smart city yakni smart economy, smart people, smart governance, smart mobility, smart mobility dan smart living.

Terkait dengan Program Kendal Mandiri pada 2019 mendatang, dijelaskannya, semua faktor pada 6 dimensi smart city harus diplilih yangb sesuai dengan fokus 2019 dikaitkan dengan hasil analisis SWOT ( Strength, Weaknesses, opportunities, Threaths ).

Kepala Baperlitbang Winarno, SH, MM menambahkan, Kendal mandiri pada 2019 memfokuskan pada pembangunan ekonomi kerakyatan dengan menekankan pada dimensi ekonomi, masyarakat, branding wilayah dan lingkungan yang cerdas serta penurunan angka kemiskinan dengan penekanan pada dimensi smart economy, smart society dan smart living.

Para peserta Rapat Koordinasi Dewan Riset Daerah dari OPD terkait antara lain Baperlitbang dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kendal. ( Kominfo / heDJ )

 


Indeks Berita