KENDAL - Bupati Kendal dr. Mirna Anissa, M.Si beserta jajarannya dinilai berhasil dalam mengendalikan dan mengawal Program Kendal Bermartabat di tahun ke -3 yang dilakukan dengan penuh semangat kerjasama antara Pemkab beserta jajaran dengan seluruh masyarakat di Kabupaten Kendal.
Kerja keras dan nyata selama 1 tahun berbuah nyata dengan 9 pengharagaan sebagai prestasi yang patut disukuri bahkan ditingkatkan. Baik Pemerintah Pusat maupun swasta mengakui prestasi yang dicapai Kabupaten Kendal berupa penghargaan yang dapat menambah semanagat untuk melanjutkan dan menuingkatan pembangunan menuju 2021 Kendal Permata Pantura.
Bupati Mirna, Rabu (12/12/2018) dalam kesempatan jumpa pers dengan para wartawan PWI di Operation Room, menyampaikan apresiasinya atas kerja keras semua pihak terkait. "Saya sangat apresiatif kepada semua pihak karena banyaknya penghargaan yang diterima merupakan bukti pembangunan yang semakin nyata di Kabupaten Kendal dan tidak hanya jargon atau semboyan semata namun benar - benar terwujud dan bisa dirasakan banyak pihak terutama masyarakat," ungkap Bupati Mirna.
9 penghargaan yang diraih tersebut yakni Penghargaan PWI Kabupaten Kendal, Jawa Pos radar Semarang, Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid), Proklim dari Kementrian Lingkungan Hidup, Penghargaan ke-2 Laporan Keuangan WTP dari BPK RI, Penghargaan Inovasi Infrastruktur Terbaik se-Indonesia dari Kementrian PUPR, Penghargaan TI dan Telco Jakarta, Penghargaan TOP 25 Pengelolaan Pengadua dan Pelayanan Publik UP 4 dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Penghargaan Hak Azazi Manusia dari Kemenkumham RI.
Dalam kegiatan tersebut, wartawan menanyakan soal stimulan dari Pemerintah Pusat berupa dana senilai Rp. 20 milyar peruntukannya untuk apa dan penghargaan untuk inovasi infrastruktur berupa apa.
Bupati Mirna, menjawab akan dianalisis terlebih dahulu untuk penggunaan stimulan tersebut namun diperkirakan untuk menambah RTH dan perwajahan Kota Kendal. Sementara untuk penghargaan inovasi berupa penataan lingkungan permukiman yang melibatkan masyarakat, perbankkan dan Pemkab Kendal. (heDJ/ Kominfo)